Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bermula dari Keresahan, Devia Bantu Petugas yang Berjuang Saat Corona

Kompas.com - 22/04/2020, 11:27 WIB
Nansianus Taris,
Dheri Agriesta

Tim Redaksi

MAUMERE, KOMPAS.com - Devia Alexandra, seorang perempuan di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, NTT, memberikan makanan ringan dan minuman secara gratis untuk petugas yang berjaga di Gedung SCC Maumere dan Rumah Dinas Bupati Sikka.

Devia dan sang ibu rutin mengantar makanan dan minuman ringan itu sejak dua pekan lalu.

Di sana, terdapat petugas keamanan dan medis yang menjaga dua lokasi karantina bagi eks penumpang KM Lambelu.

Kegiatan itu bermula ketika KM Lambelu merapat di Maumere, Kabupaten Sikka. Kedatangan kapal itu sempat menarik perhatian publik.

Saat itu, Pemkab Sikka melarang kapal itu merapat ke pelabuhan. Karena, ada beberapa kru kapal yang dinyatakan reaktif saat diperiksa menggunakan alat rapid test virus corona baru atau Covid-19.

Para penumpang sempat histeris dan protes akibat larangan merapat itu. Beberapa di antaranya bahkan melompat ke laut karena panik.

Baca juga: Sembako Murah di Lumbung Pangan Jatim Bisa Dibeli Secara Online dan Drive Thru

Akhirnya, Pemkab Sikka mengizinkan kapal itu merapat. Syaratnya, para penumpang harus diperiksa dan menjalani karantina mandiri selama dua pekan.

Gedung SCC Maumere dan Rumah Dinas Bupati Sikka jadi lokasi karantina para penumpang tersebut.

Sejak saat itu, petugas medis dan petugas keamanan rutin berjaga di dua lokasi tersebut.

Devia saat itu heran dengan perbincangan di media sosial dan lingkungannya. Masyarakat panik dengan kedatangan kapal itu dan potensi masuknya virus corona baru.

Di sisi lain, para petugas keamanan dan medis terus bekerja untuk memastikan kondisi tetap aman.

Mereka, kata Devia, berjuang di garis depan dengan risiko terpapar Covid-19. Menurutnya, seharusnya masyarakat tak menambah beban mereka dengan kepanikan.

"Saat itulah niat saya membantu para petugas dengan mengantar minuman dan makanan ringan. Saya mulai membujuk ibu agar menyisihkan uang hasil jualan makanan secara online yang digeluti selama ini," kata Devia saat dihubungi Kompas.com, Selasa (22/4/2020) malam.

Halaman Berikutnya
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com