Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Permintaan BBM Turun, Pertamina Balikpapan Hentikan Operasi 2 Kilang

Kompas.com - 21/04/2020, 14:37 WIB
Zakarias Demon Daton,
Teuku Muhammad Valdy Arief

Tim Redaksi

SAMARINDA, KOMPAS.com – Kilang pengolahan minyak Refinery Unit V PT Pertamina (Persero) di Balikpapan, Kalimantan Timur menutup sementara operasi dua kilang produksi karena menurunnya permintaan bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri selama pandemi virus corona.

Kilang Balikpapan I sudah ditutup mulai Senin (20/4/2020) hingga 30 April 2020 mendatang, untuk tahap pertama.

Selanjutnya Kilang Balikpapan II ditutup 1 Mei hingga 30 Mei 2020 untuk tahap kedua.

“Kita lakukan pemeliharaan agar meningkatkan kehandalan kilang, ketika kondisi sudah kembali normal, maka kilang sudah siap beroperasi optimal,” ungkap Region Manager Communication dan CSR Kalimantan, Roberth MV Dumatubun melalui keterangan tertulis kepada Kompas.com, Selasa (21/4/2020).

Baca juga: Apa Maksud Harga Minyak Dunia Minus dan Dampaknya terhadap Harga BBM?

Roberth mengatakan permintaan BBM di kota-kota besar yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mengalami penurunan lebih dari 50 persen. 

Penurunan tertinggi adalah Jakarta dan Bandung yang turun hampir 60 persen.

Sementara, penurunan permintaan BBM secara nasional mencapai 35 persen sejak Januari sampai Februari 2020.

Sejak Maret 2020, permintaan gasoline terus mengalami penurunan rata-rata 17 persen, gasoil turun rata-rata 8 persen dan avtur turun 45 persen.

“Selain penurunan di BBM retail, penurunan juga terjadi untuk konsumen industri mengingat banyak industri yang berhenti beroperasi selama pandemi Covid-19,” terang dia.

Baca juga: Imbas PSBB, Pertamina Catat Permintaan BBM Anjlok

Atas kondisi tersebut, Pertamina Balikpapan mengambil kesempatan untuk melakukan pemeliharaan kilang.

Kendati demikian, Roberth memastikan ketersedian pasokan BBM dan LPG untuk masyarakat memadai memasuki Ramadhan dan Idul Fitri.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Ketahanan pasokan BBM Pertamina saat ini dalam kondisi baik dan berlimpah,” ujarnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com