Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Guru Les Vokal yang Cabuli Siswi SMP hingga Hamil Mengaku Khilaf

Kompas.com - 17/10/2019, 17:16 WIB
Perdana Putra,
Khairina

Tim Redaksi

PADANG, KOMPAS.com-Guru les olah vokal, ID (51) yang diduga mencabuli siswi SMP di Padang Panjang, Sumatera Barat, DPK (14) mengaku khilaf.

ID pun siap bertanggungjawab atas perbuatannya. Hanya saja keluarga korban tidak mau dan tetap melanjutkan proses hukum.

"Tersangka mengaku khilaf dan mau bertanggungjawab. Namun keluarga korban tidak mau dan tetap melanjutkan kasusnya," kata Kasat Reskrim Polres Padang Panjang, AKP Hidup Mulya yang dihubungi Kompas.com, Kamis (17/10/2019).

Baca juga: Sambil Mengajar, Guru Les Vokal Cabuli Pelajar SMP hingga Hamil 8 Bulan

Hidup Mulya mengatakan saat diperiksa tersangka ID sempat mengaku menyesal dan menyebutkan dirinya khilaf.

ID sendiri sudah pisah ranjang dengan istrinya dan memiliki satu orang anak.

"Tersangka sudah beristri namun pisah ranjang. Anaknya ada satu. Jadi dia mengaku khilaf," kata Hidup Mulya.

Sebelumnya diberitakan, sambil mengajar les olah vokal, seorang guru privat berinisial ID (51) diduga tega melakukan pencabulan terhadap anak didiknya sendiri, DPK (14).

Ironisnya, perbuatan ID diketahui setelah DPK yang merupakan pelajar di sebuah SMP di Kota Padang Panjang, Sumatera Barat itu hamil 8 bulan.

Baca juga: Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Berdasarkan laporan yang diterima polisi, kejadian pencabulan dilakukan sebanyak empat kali di sela-sela les olah vokal yang dilakukan ID pada DPK.

Sebelum mencabuli korban, ID terlebih dahulu memberikan minuman berisi obat bius kepada DPK.

Setelah korban tidak sadar, tersangka baru melakukan tindakan pencabulan.

Setelah melalui pemeriksaan intensif, Rabu kemarin, ID akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

ID dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com