Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Siapa Brigadir Natan Doris dan Mahasiswa S2 dalam Video Polisi Terseret di Kap Mobil di Bandung

Kompas.com - 26/07/2019, 07:02 WIB
Michael Hangga Wismabrata

Editor

KOMPAS.com - Terungkap. Pengemudi mobil dengan nomor polisi B 1980 PRF yang menyeret Brigadir Natan Doris di atas kap mobil hingga 100 meter, adalah warga Jakarta yang berstatus mahasiswa S2 di salah satu universitas di Bandung.

Selain itu, pemuda asal Jakarta berusia 24 tahun itu ternyata pernah melakukan pelanggaran lalu lintas pada 24 Februari 2017 dan telah menjalani sidang pada 3 Maret 2017 lalu. 

Terkait kejadian di Jalan Jalan Pasirkaliki, Kecamatan Cicendo, pemuda tersebut telah mendapat tindakan hukum dari Brigadir Natan. 

"Setelah kendaraan berhenti, Brigadir Natan memeriksa identitas pelaku atau pengendara mobil tersebut. Kemudian, ia memeriksa kondisi kendaraan tidak ditemukan barang-barang berbahaya dan langsung menilang SIM pengendara," kata Trunoyudo," kata Kepala Bidang Humas Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko kepada Kompas.com, Kamis (25/7/2019).

Baca juga: Pengemudi Mobil yang Tabrak dan Seret Polisi Merupakan Mahasiswa S2

Sementara itu, Trunoyudho menjelaskan, Brigadir Natan Doris E.S merupakan anggota satuan Unit Lantas Polsek Cicendo, Polrestabes Bandung.

Saat kejadian yang tersebut, Brigadir Natan sedang bertugas di Pos Lantas Rajiman bersama Aipda Deni Risdiana.

Sebelum mobil tersebut menyeret Brigadir Natan, Aipda Deni terlebih dahulu mencoba menghentikan mobil tersebut.

Setelah melihat Brigadir Natan tetap bertahan di atas kap mobil, pengemudi menghentikan laju kendaraannya.

Menurut infromasi, pengemudi mobil warna hitam akan menjalani sidang pada 9 Agustus 2019 di Pengadilan Negeri Bandung.

Baca juga: Polisi Terseret di Kap Mobil Saat Tilang Pengendara, Ini Kronologinya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com