Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sempat Macet 15 Km karena Banjir, Jalan Pantura Semarang Kini Ramai Lancar

Kompas.com - 11/04/2019, 16:23 WIB
Kontributor Semarang, Nazar Nurdin,
Khairina

Tim Redaksi

SEMARANG, KOMPAS.com - Arus lalu lintas di jalan pantai utara (Pantura) Semarang sampai Demak, sudah terlihat ramai lancar.

Sebelumnya, pada Selasa (9/4/2019) dan Rabu (10/4/2019) sempat terjadi kemacetan panjang di jalur tersebut. Bahkan kemacetan di jalur Pantura Semarang dilaporkan sampai di Jalan Arteri Pelabuhan Tanjung Emas. 

"Jalannya tadi ramai biasa. Enggak banjir. Ada genangan dikit arah mau ke arah lampu merah di Genuk," kata salah satu penumpang bus asal Demak, Mila, saat dihubungi, Kamis (11/4/2019).

Baca juga: Lagi-lagi, Tanggul Kali Laya Depok Jebol dan Sebabkan Banjir...

Dijelaskannya, pihaknya tadi pagi melewati jalur tersebut dengan naik bus umum dari Terboyo, menuju Demak.

Mila mengaku ia tidak berani memakai kendaraan pribadi, karena sebelumnya diinformasikan ada banjir di jalan tersebut dan di Sayung, Kabupaten Demak.

Namun, kata dia, genangan air pada hari ini sudah tidak tinggi. Arus lalu lintas pagi tadi juga relatif lancar. Sementara banjir di Sayung juga tidak terlalu menimbulkan kemacetan.

Sementara di jalur sebaliknya, terutama di wilayah Genuk, ke arah Kota Semarang, juga tidak ada genangan air.

Baca juga: Puluhan Rumah Warga di Bima Terdampak Banjir Luapan Sungai

Meski demikian, pengendara tetap berhati-hati dengan adanya genangan di jalanan.

"Sayung juga ada genangan, tapi sedikit. Air cuma meluber dari kali yang dekat Pasar Sayung," katanya.

Kapolsek Genuk Kompol Zainul Arifin menyebutkan, di jalur pantura Genuk sudah tidak ada genangan.

"Tidak ada masalah macet 15 kilometer seperti kemarin," katanya.

Dia menambahkan, saat ini tidak ada rekayasa lalu lintas karena jalanan normal.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Regional
Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Regional
Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com