Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Longsor Tutup Jalan Maumere ke Ende, Antrean Kendaraan Capai 2 Km

Kompas.com - 31/01/2019, 20:44 WIB
Nansianus Taris,
Robertus Belarminus

Tim Redaksi

MAUMERE, KOMPAS.com - Longsor terjadi di Jalan Nasional Trans Flores yang menghubungkan Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende, di NTT, Kamis (31/1/2019). 

Longsor yang terjadi di Desa Bhera, Kecamatan Mego, Kabupaten Sikka, mengakibatkan arus lalu lintas dari Maumere menuju Ende, lumpuh total. Antrean kendaraan disebut mencapai 2 kilometer.

Theo Valen, warga Maumere mengatakan, longsor terjadi bersamaan dengan tumbangnya pohon besar sehingga menutupi seluruh badan jalan. Akibatnya, tidak ada satupun kendaraan yang bisa melintas.

Baca juga: Temukan Lagi Jenazah, Korban Tewas Bencana Longsor di Gowa Jadi 54 Orang

"Ini longsor terjadi saat hujan. Bukan hanya tanah dan batu, ada juga pohon besar yang terbawa longsor. Makanya jalan tertutup toal. Kendaraan tidak bisa lewat," ujar Theo, kepada Kompas.com, di lokasi kejadian, Kamis.

Theo menuturkan, warga setempat membersihkan material longsor dengan alat seadanya. Akibatnya, proses pembersihan longsor berlangsung lambat.

Sehingga, kendaraan pun harus antre lama di lokasi longsor. "Sekitar 2 jam antrenya. Panjang antrean sekitar 2 kilometer," tutur Theo.

Baca juga: Puluhan Rumah Warga di Halmahera Barat Rusak akibat Tanah Longsor

"Selang beberapa jam, alat berat milik pemerintah muncul. Tetapi, sempat adu mulut dengan warga setempat. Warga mau mereka yang bersihkan longsor. Itu karena mereka pungut biaya. Mungkin mau dapat uang banyak. Tetapi, akhirnya tadi, alat berat milik pemerintah jadi bersihkan material longsor. Akses transportasi di Jalan Trans Flores pun kembali normal," ujar Theo.

Ia mengatakan, meski sudah dibersihkan, warga tetap khawatir akan ada longsor susulan. Hal ini disebabkan Jalan Nasional Trans Flores rawan longsor, apalagi hujan terus mengguyur wilayah Flores.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Regional
Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Regional
Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com