Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Polisi Karawang Tembak Mati Dua Begal yang Tewaskan Guru Enok

Kompas.com - 11/04/2018, 21:50 WIB
Farida Farhan,
Farid Assifa

Tim Redaksi

KARAWANG, KOMPAS.com -Dua begal yang menewaskan guru Enok ditembak mati jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karawang.

Dua penjahat itu, D dan N, menjambret Enok Suhaeni, guru SMP Negeri 2 Bungursari Purwakarta, pada 27 Maret 2018, hingga korban tewas lantaran terjatuh dari motor.

"Penangkapan kedua pelaku itu berawal dari tertangkapnya anggota komplotan penjahat jalanan wilayah Cikampek beriniaial R," ujar Kepala Polres Karawang Hendy Febrianto Kurniawan, saat ekspose kasus itu di depan Instalasi Forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang, Rabu (11/4/2018).

Hendy mengatakan, pihaknya sudah lama memburu kedua pelaku. Namun, baru Senin (9/4/2018) dini hari, keduanya tertangkap.

Keberadaan kedua penjambret itu tercium setelah polisi menangkap rekan kelompok mereka, R. Dari hasil pemeriksaan R, terungkap identitas D dan N.

Baca juga : Polres Karawang Terus Buru Begal yang Tewaskan Guru Seni Budaya

Polisi kemudian menangkap D dan N di tempat persembunyiannya. Namun, saat digiring untuk menunjukkan keberadaan anggota komplotan mereka lainnya, keduanya melawan petugas dengan menggunakan sebilah samurai yang disembunyikan di sebuah tempat.

"Melalui tindakan tegas terukur, anggota kami bisa melumpuhkan keduanya. Tetapi saat dibawa ke puskesmas terdekat, nyawa keduanya tidak dapat diselamatkan," ujar Hendy.

Hendy mengungkapkan, komplotan begal tersebut kerap beraksi di jembatan layang Cikampek dan Pantura wilayah Kotabaru, Karawang, pada dini hari. Sasaran mereka adalah para wanita yang membawa tas di punggung atau diselempangkan di lengan.

"Korban biasanya para karyawan yang akan berangkat atau pulang kerja," tambahnya.

Baca juga : Kepala Terbentur Aspal, Guru Korban Begal Meninggal

Oleh karenanya, ia mengimbau wanita yang membawa tas sembari mengendarai sepeda motor, sebaiknya menyembunyikan tas di dalam jaket atau dikenakan di bagian depan badan.

Kompas TV Hendak menolong korban pembegalan seorang ayah dan anak di Lumajang, Jawa Timur dianiaya kawanan begal.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Pj Gubri Ajak Pemkab Bengkalis Kolaborasi Bangun Jembatan Sungai Pakning-Bengkalis

Regional
Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Diskominfo Kota Tangerang Raih Penghargaan Perangkat Daerah Paling Inovatif se-Provinsi Banten

Regional
Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com