Pimpin Apel Terakhir, Ridwan Kamil Minta PNS Jaga Integritas - Kompas.com

Pimpin Apel Terakhir, Ridwan Kamil Minta PNS Jaga Integritas

Kompas.com - 14/02/2018, 14:24 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bersama istrinya, Atalia Praratya dan Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial saat memimpin apel terakhirnya bersama para PNS Kota Bandung di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Rabu (14/2/2018). DOK HUMAS PEMKOT BANDUNG Wali Kota Bandung Ridwan Kamil bersama istrinya, Atalia Praratya dan Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial saat memimpin apel terakhirnya bersama para PNS Kota Bandung di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Rabu (14/2/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memimpin apel terakhirnya bersama para aparatur sipil negara ( ASN) di Pemkot Bandung di Plaza Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Rabu (14/2/2018).

Hari ini menjadi saat terakhir Ridwan memimpin Kota Bandung. Mulai Kamis (15/1/2018), ia resmi menjalani cuti kampanye untuk Pilkada Jawa Barat 2018.

Kepada para pegawai, ia menitipkan pesan agar senantiasa menjaga integritas.

"Iya integritas itu benteng, benteng ini adalah kunci. Di dalam benteng yang kokoh kita bisa apa saja terjadi tiba-tiba gentengnya bocor musuh akan datang bentengnya rusak kita diserang oleh nilai-nilai negatif dan seterusnya," ujar Emil, sapaan akrabnya.

(Baca juga : Ridwan Kamil Klaim Sudah Penuhi Janji Kampanye )

Emil melanjutkan, seorang pegawai negeri mengemban tanggung jawab besar. Karena itu, kejujuran menjadi pondasi utama dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat.

"Karena kalau kerja profesional itu kerjanya ada di pikiran. Tapi kalau integritas itu ada di batin. Kejujuran itu susah, makanya saya tekankan itu," tuturnya.

Dia menegaskan, sistem saat ini sudah sangat canggih untuk memantau kinerja aparatur negara. Sebab itu, ia meminta agar pegawai di Pemkot Bandung tak main-main dengan anggaran serta tak menggadaikan integritas demi secuil keuntungan.

"Instrumen untuk menangkap, instrumen untuk meng-OTT, instrumen untuk apa sudah sangat canggih. Saya juga pasti diawasi dengan ketat oleh sebuah cara yang saya tidak paham. Makanya saya jaga, saya fokus pada integritas itu," jelasnya.

Kompas TV Menurut Indo Barometer, dua pasangan di posisi bawah masih punya kesempatan untuk menaikkan elektabilitas dalam empat bulan ke depan.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Close Ads X