Yossi Irianto: 1, 2, 3 di Pilkada Bandung, Semuanya Baik - Kompas.com

Yossi Irianto: 1, 2, 3 di Pilkada Bandung, Semuanya Baik

Kompas.com - 13/02/2018, 20:17 WIB
Pasangan nomor urut 2 di Pilkada Kota Bandung, Yossi Irianto dan Aries Supriatna saat hadir dalam kegiatan penetapan nomor urut pasangan calon di Gor Padjadjaran, Selasa (13/2/2018).KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Pasangan nomor urut 2 di Pilkada Kota Bandung, Yossi Irianto dan Aries Supriatna saat hadir dalam kegiatan penetapan nomor urut pasangan calon di Gor Padjadjaran, Selasa (13/2/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Calon Wali Kota Bandung Yossi Irianto mengatakan, nomor urut pasangan calon tak menyimpulkan makna besar bagi para kandidat di Pilkada Kota Bandung.

Menurut dia, nomor urut hanya menjadi penegasan dan simbol kejelasan sosok calon pemimpin Kota Bandung lima tahun ke depan.

"Harapannya setelah penomoran bagi pemilih yang menjadi objek baik kalangan muda, dewasa atau orang tua ini menjadi jelas. Karena apa pun yang saya katakan mau satu dua tiga semuanya baik," ujar Yossi di Gor Padjadjaran, Selasa (13/2/2018).

Di Pilkada Kota Bandung, Yossi berpasangan dengan Yana Mulyana. Dia mendapat nomor urut 2 dalam rapat pleno penetapan nomor urut pasangan calon.

(Baca juga: Puti Bacakan Puisi Bung Karno Saat Pengambilan Nomor Urut)

Yossi yang merupakan mantan Sekretaris Daerah Kota Bandung itu memiliki misi menyempurnakan program yang sudah ada.

"Saya akan lebih mengutamakan Bandung juara bukan berarti kemarin tidak baik. Tapi saya akan menyempurnakan terhadap apa yang telah dilakukan," ungkapnya.

"Semacam tadi taruh lah kita ada persoalan di kesehatan, memang kita harus lebih tegas kalau memang ingin mendekati pelayanan jangan tanggung tanggung. Kalau perlu 151 akan kita bangun Puskesmas," tuturnya.

(Baca juga: Ini Daftar Nomor Urut Paslon Pilkada Kota Bandung)

Yossi juga ingin lebih menyeimbangkan antara pembangunan fisik dan non fisik.

"Makanya tadi dalam konteks memantapkan bandung juara kita otokrotik terhadap semua elemen masyarakat masuk keseimbangan fisik dan nonfisik akan kita sempurnakan," tuturnya.

 

 

Kompas TV Menurut Nurul, enam kursi yang dimiliki Partai Golkar dan Demokrat telah menjadi modal dasar menggerakkan kekuatan mendulang suara di Kota Bandung.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Close Ads X