Bom Pipa Rakitan Diduga Sisa Konflik Ditemukan Warga di Aceh Utara - Kompas.com

Bom Pipa Rakitan Diduga Sisa Konflik Ditemukan Warga di Aceh Utara

Kompas.com - 10/02/2018, 16:08 WIB
Tim penjinak bom mengambil bom raktan di Desa Paya Dua, Kecamatan Banda Baro, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (10/2/2018)Kompas.com/Masriadi Tim penjinak bom mengambil bom raktan di Desa Paya Dua, Kecamatan Banda Baro, Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (10/2/2018)

ACEH UTARA, KOMPAS.com – Muhsin (40), warga Desa Paya Dua, Kecamatan Banda Baro, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, menemukan bom rakitan dibalut dengan pipa di kebun belakang rumahnya, Jumat (9/2/2018).

Bom sepanjang 40 sentimeter itu diduga masih aktif dan sisa konflik Aceh belasan tahun lalu.

Kapolsek Banda Baro Ipda Juardi menyebutkan, bom itu ditemukan Muhsin saat membersihkan kebun di belakang rumahnya. Begitu melihat benda mencurigakan itu, Muhsin melaporkan temuan itu ke Polsek Banda Baro.

“Panjang bomnya 40 sentimeter dengan diameter 5 sentimeter,” ujar Juardi di lokasi ditemukannya bom rakitan, Sabtu (10/2/2018).

(Baca juga: Ibu Seret Anak dengan Motor hingga 300 Meter dan Terus Tancap Gas)

Setelah menerima laporan warga, polisi langsung meminta tim penjinak bom dari Brimob Jeulikat, Lhokseumawe untuk mengevakuasi bom tersebut. Tim yang dipimpin Aiptu Asep datang ke lokasi untuk mengambil bom tersebut.

“Sekarang bom itu sudah dibawa ke markas Brimob untuk dimusnahkan. Saya imbau masyarakat yang melihat benda mencurigakan jangan langsung disentuh, laporkan ke aparat keamanan, guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan,” pungkasnya.

Kompas TV Bom rakitan mengenai dua anggota polisi.


Komentar

Terkini Lainnya

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Megapolitan
Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal  Win Long BH 2998

Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal Win Long BH 2998

Regional
Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Regional
'Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres'

"Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres"

Nasional
India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

Internasional
Indonesia Mini di 'Kampus Toleransi' Salatiga

Indonesia Mini di "Kampus Toleransi" Salatiga

Regional
Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Regional
Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Internasional
Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Regional
Gelar 'Gala Dinner' di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Gelar "Gala Dinner" di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Megapolitan
Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Regional
Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Regional
Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Regional
Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Regional

Close Ads X