Yaqut Cholil: GP Ansor Netral, Kader Bebas Pilih di Pilkada Jateng - Kompas.com

Yaqut Cholil: GP Ansor Netral, Kader Bebas Pilih di Pilkada Jateng

Kompas.com - 28/01/2018, 07:18 WIB
Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Yaqut Cholil Qoumas saat ditemui di bilangan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Selasa (24/1/2017).KOMPAS.COM/KRISTIANTO ERDIANTO Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Yaqut Cholil Qoumas saat ditemui di bilangan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Selasa (24/1/2017).

DEMAK,KOMPAS.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor Yaqut Cholil Qoumas menyatakan bahwa Gerakan Pemuda Ansor bersikap netral pada gelaran Pilkada Jawa Tengah 2018.

Sebagai organisasi pemuda di bawah naungan Nahdlatul Ulama, secara kelembagaan GP Ansor netral.

Ribuan kader Ansor dipersilakan bebas menentukan calon pemimpinnya.

"Kader Ansor Jateng yang terdaftar itu ada 300.000 orang, jumlah itu bisa lebih. Terserah pada mereka, kita bersikap netral," kata Yaqut Cholil dalam sambutan pelantikan pengurus Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jateng dan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Demak di Pondok Pesantren Girikusumo, Kecamatan Mranggen, Demak, Sabtu (27/1/2018) sore.

Meski dirinya adalah anggota DPR RI dari Fraksi PKB, yang notabene satu fraksi dengan Ida Fauziah, namun Yaqut Cholil mengaku tidak akan mengarahkan dukungan Ansor pada pasangan Sudirman Said-Ida Fauziah.

PKB adalah salah satu parpol yang mengusung Sudirman-Ida untuk melawan pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimun.

Pria yang akrab disapa Gus Yaqut itu menyatakan bahwa dirinya hanya patuh dan taat pada Ida terkait urusan fraksi. Di luar tugas fraksi, dirinya bebas menentukan sikapnya.

“Mbak Ida (Ida Fauziah) pimpinan saya di fraksi. Kalau urusan fraksi saya akan patuh dan taat padanya. Di luar fraksi, belum tentu," ucapnya.

Gus Yaqut mengingatkan kepada seluruh kader Ansor dan Banser tetap menjaga kesatuan organisasi dalam menyikapi Pilkada Jateng.

"Terserah pilih yang mana, temen-temen pasti punya pertimbangan dan penilaian sendiri," ujarnya.

"Dua kandidat gubenur Jateng itu ada unsur NU-nya. Jangan sampai pertarungan di luar organisasi, tapi yang pecah justru Ansornya. Jangan sampai organisasi jadi korban, eman-eman," tambah dia.

Pelantikan pengurus GP Ansor Jateng dan Demak di Ponpes asuhan KH Munif Zuhri (Gus Munif) dihadiri beragam kalangan.

Gubernur Jateng yang juga petahana Ganjar Pranowo nampak hadir dan memberi sambutan. Hadir juga Ida Fauziah serta Bupati Demak M Natsir.

Menurut Gus Yaqut, selama ini Ansor Jateng dan Pemprov Jateng menjalin hubungan baik. Perhatian Ganjar Pranowo juga sangat baik.

“Semua pemerintah daerah, baik. Dengan pak Ganjar juga baik. Selama itu untuk kepentingan rakyat, Ansor akan bekerja sama dengan pemerintah,” katanya.

Sementara itu, Ganjar Pranowo yang didaulat memberi sambutan hanya sebentar di atas panggung. Sambutan yang diberikannya sangat singkat.

"Saya ingin menyampaikan selamat saja. Saya yakin, Ansor pasti bekerja untuk negeri ini. Tidak etis kalau saya bicara panjang lebar, karena ini bukan panggung politik," ujar Ganjar.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorSandro Gatra
Komentar

Close Ads X