Kartius-Pensong Gagal Maju di Pilkada Kalbar Jalur Perseorangan - Kompas.com

Kartius-Pensong Gagal Maju di Pilkada Kalbar Jalur Perseorangan

Kompas.com - 22/01/2018, 12:42 WIB
Pasangan bakal calon gubernur, Kartius (kanan) dan bakal calon wakil gubernur, Pensong (kiri) saat menyerahkan dokumen ke KPU (20/1/2018).Dok Umar Pasangan bakal calon gubernur, Kartius (kanan) dan bakal calon wakil gubernur, Pensong (kiri) saat menyerahkan dokumen ke KPU (20/1/2018).

PONTIANAK, KOMPAS.com - KPU Kalimantan Barat (Kalbar) memastikan bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur yang mendaftar lewat jalur perseorangan, Kartius dan Pensong, tidak bisa melanjutkan tahap selanjutnya dalam Pilkada Serentak 2018.

Ketua KPU Kalbar, Umi Rifdyawati mengatakan, pasangan bakal calon jalur perseorangan Kartius-Pensong ini menyerahkan syarat pencalonan terakhir pada Sabtu (20/1/2018) malam.

"Kami sudah pleno untuk tentukan hasil penghitungan yang kami lakukan pada hari Minggu (21/1/2018) kemarin," ungkap Umi, Senin (22/1/2018).

KPU, sambung Umi, sudah melakukan verifikasi terhadap jumlah dukungan perbaikan dan sebaran yang terdapat dalam dokumen asli hard copy formulir B1.KWK perseorangan perbaikan.

"KPU juga melakukan verifikasi terhadap jumlah dukungan perbaikan dan persebaran yang terdapat di dalam softcopy formulir model B1.KWK Perseorangan Perbaikan," ujarnya. 

(Baca juga : Pilkada Kalbar, Karolin Tepis Isu Politik Dinasti )

Berdasarkan pleno rekapitulasi, jumlah kekurangan dukungan sebagaimana terdapat dalam  BA.8 KWK perseorangan Kartius-Pensong sebanyak 356.608 pendukung, tersebar di dua kabupaten/kota. 

Sedangkan berdasarkan hasil rekapitulasi jumlah dukungan yang terdapat dalam hardcopy formulir model B1 KWK Perseorangan perbaikan sebanyak 283.180 orang. 71 persen dari jumlah itu tersebar di 14 kabupaten/kota di Provinsi Kalbar, atau 10 kabupaten/kota.

Pasangan ini pun dinyatakan kurang dukungan dari jumlah minimal dan sebaran dukungan.

"Jumlah foto copy identitas kependudukan atau surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil yang jadi lampiran formulir model B1 KWK Perseorangan perbaikan sebanyak 258.078 pendukung, serta dinyatakan kurang dari jumlah minimal dukungan," jelas Umi.

Sedangkan untuk jumlah dukungan yang terdapat dalam soft copy formulir model B1.KWK Perseorangan perbaikan sebanyak 412.246 orang dan tersebar di 71 persen kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Barat atau 10 kabupaten/kota.

"Namun, berdasarkan hasil penelitian tersebut, dukungan bapaslon Kartius-Pensong dinyatakan tidak memenuhi syarat," tukasnya. 

(Baca juga : Kenakan Pakaian Dayak, Karolin-Gidot Daftar Pilkada Kalbar )

Sementara itu, Kartius mengaku legowo menerima hasil verifikasi pemenuhan jumlah minimal dan sebaran dukungan perbaikan dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar Periode 2018-2023 Model BA.1.KWK Perseorangan Perbaikan.

"Sampailah kita pada hasil penetapan. Mungkin kami tidak mampu memenuhi. Kami menerima hasil karena sudah sesuai prosedur dan mekanisme yang ditetapkan KPU," ujar Kartius, Minggu malam.

Kartius menambahkan, ia dan tim sukses selama ini sudah bekerja sekuat tenaga dan maksimal. "Kami sudah maksimal dan bahkan sudah bertahun-tahun dan disiapkan. Kami serahkan sepenuhnya kepada penyelenggara dan saya ucapkan terima kasih," pungkasnya. 

Kompas TV Sudirman Said juga menyatakan dua pasangan calon telah sepakat untuk menjaga kesejukan selama pelaksanaan pilkada.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Alasan Penggalangan Dana Kampanye Ridwan Kamil Diadakan di Jakarta

Megapolitan
Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal  Win Long BH 2998

Andro Si K9 Milik Bea Cukai Kelelahan Mengendus Kapal Win Long BH 2998

Regional
Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Diduga Terima Suap dari Calon Bupati, Ketua Panwaslu dan Anggota KPU Ditangkap

Regional
'Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres'

"Megawati Rombak Tradisi Ketum Partai Otomatis Capres"

Nasional
India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

India Wacanakan Layanan Bedah Plastik Gratis bagi Warga Miskin

Internasional
Indonesia Mini di 'Kampus Toleransi' Salatiga

Indonesia Mini di "Kampus Toleransi" Salatiga

Regional
Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Buka Festival Shalawat, Jokowi Ajak Umat Jaga Kedamaian di Tahun Politik

Regional
Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Berdagang di Atas Trotoar Tanah Abang, PKL Kesal Ditertibkan Satpol PP

Megapolitan
Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Lebih dari 1.000 Perempuan ISIS Berpotensi Kembali ke Eropa

Internasional
Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Pengendara Moge yang Terobos Pintu Tol Diduga Idap Skizofrenia

Regional
Gelar 'Gala Dinner' di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Gelar "Gala Dinner" di Kemayoran, Ridwan Kamil Kumpulkan Rp 1,2 Miliar

Megapolitan
Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Aparat Gabungan Belum Temukan Bukti Narkotika di Kapal Win Long BH 2988

Regional
Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Penyebar Ujaran Kebencian Antar-suku di Medsos Ditangkap Bersama Ponsel dan SIM Card

Regional
Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Kapolri Perintahkan Jajarannya untuk Silaturahmi dengan Persatuan Islam.

Regional
Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Mabes Polri Kirim Helikopter untuk Pengamanan Pilkada Sulawesi Selatan

Regional

Close Ads X