Kisah Begal Sadis yang Ditembak Mati di Kampung Begal - Kompas.com

Kisah Begal Sadis yang Ditembak Mati di Kampung Begal

Kontributor Karawang, Farida Farhan
Kompas.com - 14/01/2018, 15:01 WIB
Polisi menembak mati begal sadis , Odet (19) karena berusaha melawan petugas.KOMPAS.com/Farida Farhan Polisi menembak mati begal sadis , Odet (19) karena berusaha melawan petugas.

KARAWANG, KOMPAS.com - Krisna alias Odet (19), begal sadis yang biasa beraksi di Karawang, Purwakarta, dan Subang, ditembak mati polisi karena melawan dan membahayakan nyawa petugas saat ditangkap.

Warga Dusun Sukasenang, RT 001 RW 002, Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru, itu beserta komplotannya terkenal sadis saat melancarkan aksinya. Beberapa korbannya mengalami patah tulang, koma hingga meninggal.

Kapolres Karawang AKPB Hendy Febrianto Kurniawan mengatakan, Odet ditangkap di depan pemakaman umum Jalan Cipondoh, Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru, Sabtu (13/1/2018). Kemudian, pada Minggu (14/1/2018) pukul 03.00 WIB dini hari polisi melakukan pengembangan dan meminta Odet menunjukkan pelaku dan barang bukti lainnya.

Odet menunjukkan rumahnya dan rumah MK dan MH yang saling berdekatan di Kampung Babakan Laksana (Balak) yang juga dikenal di Karawang sebagai Kampung Begal. Namun Odet kemudian berusaha merebut senjata petugas dan berteriak minta tolong untuk mendatangkan para warga kampung untuk membantunya.

"Sehingga, petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak bagian dada sebanyak dua kali dan menyebabkan Odet tewas," kata Hendry.

Baca juga : Rawan Begal, Waspada jika Melewati 2 Daerah Pantura Ini

Sementara rekan Odet, MAH dan MP saat masih buron. Pihaknya masih terus melakukan pengembangan sindikat begal tersebut.

Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Maradona Armin Mappaseng mengungkapkan, dalam aksinya, komplotan tersebut terdiri dari 4 hingga 6 orang. Odet berperan sebagai kapten yang turut melakukan perencanaan.

Komplotan sadis yang lama beraksi di wilayah Cikampek ini kerap menjual motor hasil begal di Karawang, salah satunya Rengasdengklok. Sementara telepon seluler biasa dijual di grup jejaring sosial Facebook "Forum Jual Beli Handphone".

"Dan aksi-aksi mereka kerap menjadi viral di media sosial. Dari situlah kami melakukan penyelidikan," katanya.

Baca juga : Sedang Foya-foya, Empat Begal Spesialis Masjid Diciduk

Wakapolres Karawang Kompol M Rano Handiyanto menjelaskan, Odet sudah beraksi di 80 tempat kejadian perkara (TKP). Namun, Odet hanya mengingat 26 TKP, di antaranya Fly Over Cikampek, Jalan Sudirman Center, Jalan Babakan Maja, Jalan Kaliasin, Jalan Baru Karawang, Jalan Raya Klari, Jalan Raya Jatisari, dan Cilodong, Purwakarta.

"Modus operandinya, Odet bersama komplotannya memberhentikan korbannya, kemudian merampas sepeda motor atau HP. Jika korbannya melawan, maka pelaku akan membacok dengan menggunakan golok," katanya.

Kompas TV Setelah berduel, pelaku begal tewas karena terjatuh dari jembatan penyebrangan orang di Jatiwarna, Bekasi, Jawa Barat.

PenulisKontributor Karawang, Farida Farhan
EditorFarid Assifa
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM