Terseret Banjir, Sopir Angkot Ditemukan Tewas - Kompas.com

Terseret Banjir, Sopir Angkot Ditemukan Tewas

Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere
Kompas.com - 14/01/2018, 11:02 WIB
Jenazah Ardi saat dievakuasi oleh tim SAR Kupang, Nusa Tenggara Timur (17/1/2018)Dokumen SAR Kupang Jenazah Ardi saat dievakuasi oleh tim SAR Kupang, Nusa Tenggara Timur (17/1/2018)

KUPANG, KOMPAS.com - Nasib nahas menimpa Ardi (29). Sopir angkutan kota asal Kelurahan Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur itu tewas terseret banjir.

Jenazah Ardi ditemukan oleh Tim SAR Kupang, Minggu (14/1/2018) pagi, sekitar pukul 07.17 Wita.

Humas SAR Kupang Petronela Amabi mengatakan, Ardi dilaporkan terseret banjir saat hendak menyeberang sungai di Tarus, Sabtu (13/1/2017) kemarin.

Menurut dia, warga setempat berusaha melakukan pencarian sejak kejadian, sebelum dilaporkan ke Kantor SAR Kota Kupang sekitar pukul 23.00 Wita.

"Sesudah menerima laporan, delapan anggota rescue dikirim ke lokasi kejadian untuk melakukan operasi SAR dan berhasil menemukan korban," kata Petronela.

Jenazah Ardi kemudian ditemukan sekitar 50 meter dari lokasi ia terseret banjir.

"Setelah ditemukan, jenazah langsung dievakuasi ke rumah sakit WZ Johannes Kupang," tutur Petronela.

Kompas TV Selain tingginya curah hujan, banjir juga dipicu luapan Sungai Kerto yang mengalami pendangkalan.

PenulisKontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere
EditorBayu Galih
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM