Kawal Kemenangan Ganjar-Yasin, PDI-P Bentuk Satgas Anti-SARA - Kompas.com

Kawal Kemenangan Ganjar-Yasin, PDI-P Bentuk Satgas Anti-SARA

Kontributor Ungaran, Syahrul Munir
Kompas.com - 11/01/2018, 14:53 WIB
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Semarang melaksanakan upacara memperingati HUT ke-45 PDI Perjuangan di Monumen Palagan Ambarawa, Rabu (10/1/2018) siang.Kompas.com/Syahrul Munir Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Semarang melaksanakan upacara memperingati HUT ke-45 PDI Perjuangan di Monumen Palagan Ambarawa, Rabu (10/1/2018) siang.

AMBARAWA, KOMPAS.com - Proses Pemilihan Kepala Daerah Jawa Tengah 2018 dikhawatirkan akan diwarnai dengan isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA) seperti yang terjadi pada Pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

Guna mengantisipasi hal tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang akan membentuk satuan tugas (satgas) anti-SARA. Nantinya satgas anti-SARA ini akan memantau perkembangan di media sosial yang ada.

Hal itu diungkapkan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Semarang Ngesti Nugraha seusai mengikuti Upacara HUT ke-45 PDI Perjuangan di Monumen Palagan Ambarawa, Rabu (10/1/2018) siang.

"Kami merencanakan untuk membentuk satgas kaitannya dengan SARA. Jadi kami akan berusaha secara maksimal untuk mengantisipasi, meminimalisasi isu-isu SARA yang dilontarkan ke masyarakat,” kata Ngesti.

Ia berharap dalam Pilkada Jateng mendatang berlangsung dengan tenteram dan tenang sehingga masyarakat dapat memilih pemimpin yang diharapkan.

"Kita pengin pilkada berjalan tenteram, tenang, kemudian memilih pemimpin yang diinginkan oleh rakyat dan kami sangat berharap tentunya calon yang kami usung ini yang menang," ujarnya.

Baca juga: Golkar Beri Rekomendasi Tertulis untuk Ganjar-Yasin di Pilkada Jateng 

Pihaknya menegaskan akan secara maksimal untuk memenangkan pasangan Ganjar-Yasin yang diusung PDI Perjuangan dalam Pilkada Jawa Tengah.

Untuk memenangkan hati masyarakat Kabupaten Semarang untuk memilih Ganjar-Yasin, PDI-P akan memakai taktik perang gerilya seperti yang dilakukan oleh Panglima Besar Jenderal Sudirman dalam mengusir Belanda.

Hal itulah yang menjadi alasan PDI-P Kabupaten Semarang memilih lokasi peringatan HUT ke-45 PDI-P di Monumen Palagan Ambarawa.

"Karena di sini ada patung Jenderal Sudirman. Kami akan bergerak secara bergerilya untuk menyukseskan sikap, untuk berupaya memenangkan calon yang kami usung, yaitu Ganjar-Gus Yasin," ucap Ngesti.

Dia menambahkan, pihaknya akan secara all out memenangkan pasangan Ganjar-Yasin dalam Pilkada Jawa Tengah 2018.

Ngesti bahkan akan cuti sebagai Wakil Bupati Semarang.

"Sebagai Wakil Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan, nanti saya akan mengambil cuti untuk kampanye," tuturnya.

Kompas TV PDIP merayakan ulang tahun ke - 45 yang bertepatan dengan gelaran Pilkada Serentak.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Ungaran, Syahrul Munir
EditorErwin Hutapea
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM