Mantan Kapolda Jabar Jadi Cawagub, Polisi Diinstruksikan Netral - Kompas.com

Mantan Kapolda Jabar Jadi Cawagub, Polisi Diinstruksikan Netral

Kontributor Bandung, Agie Permadi
Kompas.com - 09/01/2018, 16:24 WIB
Bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat TB Hasanuddin (kiri) dan Anton Charliyan (kanan) mengepalkan tangan saat pengumuman cagub-cawagub PDIP di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (7/1). PDIP resmi mengumumkan para cagub dan cawagub enam provinsi yakni provinsi Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur pada Pilkada 2018. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww/18.SIGID KURNIAWAN Bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat TB Hasanuddin (kiri) dan Anton Charliyan (kanan) mengepalkan tangan saat pengumuman cagub-cawagub PDIP di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (7/1). PDIP resmi mengumumkan para cagub dan cawagub enam provinsi yakni provinsi Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur pada Pilkada 2018. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/aww/18.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto menginstruksikan anggotanya netral dan tidak terpengaruhi Pilkada Jabar 2018. Hal ini seiring dengan pencalonan mantan Kapolda Jabar Anton Charliyan sebagai cawagub Jabar. 

"Saya sudah declare kepolisian, termasuk jajaran untuk netral, tugas polisi itu hanya mengamankan, ya kita mengamankan saja," tegas Agung di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (9/1/2018).

Agung menyatakan, instruksi netralitas itu sudah disampaikan kepada seluruh jajaran baik secara lisan maupun tulisan. "Sudah ada instruksi khusus baik berupa lisan maupun melalui surat telegram, itu sudah," katanya.

Untuk memastikan netralitas anggotanya, Agung berencana mengumpulkan semua kapolres di wilayah hukumnya untuk menyampaikan hal tersebut kepada seluruh jajarannya. "Kalo perlu, nanti saya kumpulkan semua Kapolres," katanya.

(Baca juga : Duet TB Hasanuddin-Anton Charliyan Tak Khawatir Dihantam Isu SARA di Jabar )

Sementara itu, terkait pengamanan selama pendaftaran di setiap KPU di wilayah kerjanya, polisi diterjunkan untuk pengamanan. Ia pun mengimbau pendukung calon gubernur dan wakil gubernur untuk tidak melakukan konvoi.

"Saya kira sudah diatur KPU, ya secukupnya saja. Kalau pun konvoi pasti macet kan. Bandung macet jangan dibikin macet lagi," imbuhnya.

Seperti diketahui, PDI-P resmi mengusung Ketua DPD PDI-P Jabar Tubagus (TB) Hasanuddin sebagai cagub dan mantan Kapolda Jabar periode Desember 2016 hingga Agustus 2017, Irjen Anton Charliyan sebagai cawagub.

Kompas TV Apakah pencalonan anggota Polri dan TNI ini mengindikasikan sebuah tren kembalinya institusi ini di ranah politik praktis?

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Bandung, Agie Permadi
EditorReni Susanti
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM