Ridwan Kamil Ingin Kampanye Berbasis Ilmiah Tanpa Isu SARA - Kompas.com

Ridwan Kamil Ingin Kampanye Berbasis Ilmiah Tanpa Isu SARA

Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Kompas.com - 09/01/2018, 14:39 WIB
Bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat 2018 Ridwan Kamil (kedua kiri) dan Uu Ruzhanul Ulum (kedua kanan) atau disebut pasangan RK-Uu (Rindu) melakukan konvoi dengan berjalan kaki usai melaksanakan salat hajat menuju kantor KPUD Jabar, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (9/1/2018). Pasangan RK-Uu bersama empat partai politik koalisi Nasdem, PPP, PKB, Hanura beserta simpatisan mendatangi KPUD Jabar guna melakukan pendaftaran untuk maju dalam Pilgub Jabar 2018.ANTARA FOTO/FAHRUL JAYADIPUTRA Bakal calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat 2018 Ridwan Kamil (kedua kiri) dan Uu Ruzhanul Ulum (kedua kanan) atau disebut pasangan RK-Uu (Rindu) melakukan konvoi dengan berjalan kaki usai melaksanakan salat hajat menuju kantor KPUD Jabar, di Bandung, Jawa Barat, Selasa (9/1/2018). Pasangan RK-Uu bersama empat partai politik koalisi Nasdem, PPP, PKB, Hanura beserta simpatisan mendatangi KPUD Jabar guna melakukan pendaftaran untuk maju dalam Pilgub Jabar 2018.

BANDUNG, KOMPAS.com - Kandidat gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil berharap tahapan kampanye di Pilkada Jawa Barat 2018 dapat berjalan sportif tanpa diwarnai isu SARA.

Hal itu dikatakan Ridwan seusai melakukan pendaftaran ke KPU Jabar, di Jalan Garut, Selasa (9/1/2018).

"Mudah-mudahan setelah itu proses kampanye berjalan dengan biak. Kita ingin kampanye berbasis ilmiah dan menghindari isu SARA. Betul-betul berkualitas mengedepankan visi misi yang masuk logika, memberikan solusi yang paling baik," tutur Emil, sapaan akrabnya.

Sementara itu, juru bicara partai koalisi, Saan Mustopa optimis masyarakat Jabar tak akan terpengaruh dengan aktivitas kampanye hitam.

Baca juga : Ini 9 Agenda PKB yang Dititipkan ke Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum

Saan juga meyakini, kontestan lain tak akan menggunakan cara ilegal selama proses Pilkada berlangsung.

"Soal isu black campaign masyarakat Jabar sudah lebih mandiri dan pasangan lain tidak akan menggunakan isu-isu yang tidak bertanggung jawab. Masyarakat tidak akan terpengaruh dengan isu-isu seperti itu. Karena ini kontestasi politik bukan hanya untuk politik pasangan, tapi untuk masyarakat," tutur Saan.

Saat disinggung soal peta kekuatan kontestan lain, Saan menilai semua calon punya kans untuk memenangkan Pilkada Jabar.

"Semua kandidat kuat, maka kita harus lebih kuat dari mereka," ujarnya.

Baca juga : Ridwan Kamil: Kami Berdua Sementara Nama Pasangannya Rindu

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Bandung, Dendi Ramdhani
EditorErvan Hardoko
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM