Mandat Gerindra Berakhir, La Nyalla Gagal Rangkul Mitra pada Pilkada Jatim - Kompas.com

Mandat Gerindra Berakhir, La Nyalla Gagal Rangkul Mitra pada Pilkada Jatim

Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Kompas.com - 21/12/2017, 06:51 WIB
La Nyalla Matalitti KOMPAS.com/Achmad Faizal La Nyalla Matalitti

SURABAYA, KOMPAS.com - Batas waktu surat tugas atau mandat Partai Gerindra untuk La Nyalla Mattalitti berakhir pada Rabu (20/12/2017) tengah malam. Namun, La Nyalla belum juga mendapatkan mitra koalisi untuk mengusung dirinya pada Pilkada Jatim 2018.

Pengakuan La Nyalla yang belum berhasil merangkul mitra koalisi tertuang dalam surat tertanggal 21 Desember 2017 yang dikirim La Nyalla kepada Kompas.com, Rabu (20/12/2017) tengah malam.

Dalam surat yang dikirim mantan Ketua PSSI kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto itu, La Nyalla menjelaskan bahwa dirinya sudah membangun komunikasi politik dengan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk mengajak bermitra dalam koalisi pada Pilkada Jatim.

Bahkan dia mengaku sudah bertemu Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan untuk membicarakan pencalonannya pada Pilkada Jatim.

"Namun, hingga batas waktu penugasan, belum ada keputusan dan sikap politik dari Ketua Umum PAN, Saudara Zulkifli Hasan, terkait pencalonan diri saya pada Pilkada Jatim," tulis La Nyalla.

Baca juga: Apa Plan B Gerindra jika La Nyalla Gagal Jaring Mitra pada Pilkada Jatim?

Surat mandat kepada La Nyalla diberikan Prabowo sejak 11 Desember lalu. Surat mandat tersebut berlaku 10 hari dan berakhir pada Rabu (20/12/2017) malam.

Dalam surat nomor 12-0036/B/DPP-GERINDRA/Pilkada/2017 itu dijelaskan bahwa nama La Nyalla sebagai cagub Jatim sedang diproses oleh DPP Partai Gerindra. Karena itu, selain diminta mencari mitra koalisi, La Nyalla juga diminta untuk menyiapkan kelengkapan pemenangan.

Salah satu poin isi surat juga menegaskan bahwa jika La Nyalla tidak bisa melaksanakan tugas hingga 20 Desember, maka surat tersebut dianggap tidak berlaku.

Partai Gerindra sampai saat ini belum menentukan langkah politiknya pada Pilkada Jatim. Sebelumnya, partai ini sempat mendekati Bupati Trenggalek Emil Elistyanto Dardak yang akan diusung sebagai cagub Jatim, tetapi suami artis Arumi Bachsin itu memilih menjadi calon wakil Khofifah Indar Parawansa.

Gagal mendekati Emil Dardak, Gerindra juga sempat mendekati Azrul Ananda, presiden klub sepak bola Persebaya Surabaya yang juga putra mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan.

Kompas TV Partai Gerindra berkomitmen untuk memunculkan sosok baru di ajang Pemilihan Gubernur Jawa Timur tahun 2018 mendatang.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Surabaya, Achmad Faizal
EditorErwin Hutapea
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM