Perampokan di Batam, Uang Rp 103,4 Juta yang Hilang Belum Kembali - Kompas.com

Perampokan di Batam, Uang Rp 103,4 Juta yang Hilang Belum Kembali

Kontributor Batam, Hadi Maulana
Kompas.com - 08/12/2017, 15:49 WIB
Mobil Fortuner BP 805 AQ milik Haryanto korban perampokan dengan memecah kaca. Saat ini mobil tersebut sudah diamankan di Polsek Bengkong.Handout/Polsek Bengkong Mobil Fortuner BP 805 AQ milik Haryanto korban perampokan dengan memecah kaca. Saat ini mobil tersebut sudah diamankan di Polsek Bengkong.


BATAM, KOMPAS.com - Kasus perampokan uang tunai Rp 300 juta yang disimpan di dalam mobil Fortuner saat diparkir di depan Restoran Sop Ayam Kampung Tua Poh Cie, Bundaran Tuah Mandiri, Kecamatan Bengkong, Batam, Kepulauan Riau, terjadi pada Kamis kemarin.

Sampai saat ini belum ada warga yang mengembalikan uang yang sempat berserakan di jalan dan hilang sekitar Rp 103,4 juta itu.

"Kemarin kami berikan batas waktu 1 x 24 jam, dan sampai saat ini memang belum ada warga yang mengembalikan uangnya," kata Kanit Reskrim Polsek Bengkong Iptu Tigor saat dihubungi, Jumat (8/12/2017).

Namun, Tigor mengaku masih menunggu niat baik warga yang mengambil uang yang berserakan itu hingga pukul 00.00 WIB.

"Lewat dari waktu itu, terpaksa kami lakukan tindakan hukum karena memang tidak ada niat baik dari warga yang memungutnya," ungkap Tigor.

Baca juga: Uang Rp 300 Juta yang Dicuri dari Fortuner Berserakan di Jalan, Warga Berebut

Seperti yang diungkapkan Tigor sebelumnya, uang Rp 300 juta yang dicuri MH dan IS sempat berserakan di jalan dan kemudian diserbu oleh warga sekitar.

Uang itu tercecer setelah pelaku berhasil ditabrak masyarakat karena ketahuan merampok. Saat itulah uang tersebut tercecer dan warga yang melintas malah mengambil uang tersebut.

Setelah ditabrak, IS, rekan MH, melarikan diri, sedangkan MH tertangkap. Dari total Rp 300 juta uang yang dicuri oleh keduanya, hanya Rp 196,6 juta yang dikumpulkan polisi. Ada sekitar Rp 103,4 juta lagi yang belum diketahui keberadaannya sekarang.

Kompas TV Seorang perempuan kritis karena dianiaya dan dirampok.

PenulisKontributor Batam, Hadi Maulana
EditorErwin Hutapea
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM