Ada Tunjangan Rp 900.000 Per Orang untuk Korban Bencana Alam Pacitan - Kompas.com

Ada Tunjangan Rp 900.000 Per Orang untuk Korban Bencana Alam Pacitan

Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Kompas.com - 07/12/2017, 14:47 WIB
Foto : Inilah kondisi tanah longsor yang menerjang Dusun Pucang Palet, Desa Nogosari, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. (Foto : Pujono)Kontributor Madiun, Muhlis Al Alawi Foto : Inilah kondisi tanah longsor yang menerjang Dusun Pucang Palet, Desa Nogosari, Kecamatan Ngadirojo, Kabupaten Pacitan. (Foto : Pujono)

SURABAYA, KOMPAS.com - Pemprov Jatim menyiapkan dana tunjangan hidup bagi korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Pacitan. Nilainya Rp 900.000 per jiwa setiap bulan yang berlaku selama tiga bulan.

Bantuan tersebut, kata Kabiro Humas dan Protokol Pemprov Jatim Benny Sampirwanto, diberikan khususnya kepada keluarga yang rumahnya rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor.

"Sebagai uang pengganti makan dan minum serta tunjangan tempat tinggal sementara," kata Benny saat dikonfirmasi, Kamis (7/12/2017).

Pihaknya belum mengetahui data pasti rumah warga Pacitan yang rusak akibat banjir dan tanah longsor karena saat ini tim dari Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial Jatim sedang mendata hingga 10 hari ke depan, bersamaan dengan pendataan rumah rusak yang melibatkan juru taksir dan tim teknik ahli dari perguruan tinggi.

Setelah rumah rusak terdata, akan diperbaiki dalam jangka waktu 20 hari dengan melibatkan tenaga dari TNI Angkatan Darat dan Polri.

Baca juga: Rp 48 Miliar untuk Bencana Alam di Pacitan

Karena berstatus bencana provinsi, kata dia, Pemprov Jatim menggelontorkan dana untuk rehabilitasi infrastruktur sebesar Rp 48 miliar untuk bencana alam Pacitan. "Sebenarnya kami siap dana Rp 100 miliar untuk bencana. Kalau masih kurang, bisa diusulkan lagi di DPRD," ucap Benny.

Dari Rp 48 miliar itu, sebesar Rp 22 miliar di antaranya untuk perbaikan rumah warga yang rusak terkena longsor. Sementara Rp 26 miliar sisanya untuk kebutuhan pengungsi dan perbaikan sarana umum.

Pemprov Jatim, kata Benny, sudah mengambil alih bencana longsor dan banjir di Pacitan menjadi bencana provinsi. Bersama TNI dan Polri, kata Benny, Pemprov Jatim akan berupaya merehabilitasi lokasi bencana dengan kekuatan finansial yang dimiliki, seperti merehabilitasi dampak erupsi Gunung Kelud di Kediri dan bencana longsor di Ponorogo beberapa waktu lalu.

PenulisKontributor Surabaya, Achmad Faizal
EditorErwin Hutapea
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM