Petik Merica, Seorang Petani Tewas Tersambar Petir - Kompas.com

Petik Merica, Seorang Petani Tewas Tersambar Petir

Kompas.com - 15/11/2017, 10:01 WIB
Ilustrasi hujan petirWavebreakmedia Ltd Ilustrasi hujan petir

LUWU TIMUR, KOMPAS.com - Seorang petani di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan tewas setelah disambar petir. Sedangkan satu orang lainnya kritis dan mendapat perawatan intensif. 

Peristiwa terjadi pada Selasa (14/11/2017) pukul 15.00 Wita di kebun merica milik Evan Fard (50), Desa Asuli, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur.

Saat itu, kedua korban yakni Bakri Baso (45) dan Muslimin (17) tengah memetik merica. Namun hujan deras disertai petir yang terus melanda memaksa kedua petani berlindung di gubuk kebun.

"Kami sedang petik merica, tapi karena hujan jadi dia pergi berteduh di gubuk. Di situ mereka tersambar petir dan satu meninggal di tempat," ujar Saharia (40).

(Baca juga : Dua Petani Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh di Gubuk Sawah)

Informasi yang dihimpun, saat itu Bakri Baso berteduh di kolong gubuk dan Muslimin berada di atas gubuk. Bakri langsung tewas di tempat, sementara Muslimin kritis setelah mengalami luka bakar pada bagian perut hingga kaki.

Kedua korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) PT Vale. Jenazah Bakri Baso telah disemayamkan di rumah duka, Desa Toddopuli, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu dan akan dimakamkan pada pukul 13.00 wita Rabu, (15/11/2017).

"Satu korban meninggal di tempat dan satu masih dirawat intensif sebab mengalami luka bakar 70 persen pada bagian perut hingga betis," kata Iptu Andi Akbar, Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Luwu Timur, yang dikonfirmasi Rabu, (15/11/2017).

Kompas TV Para korban adalah pelajar dan pedagang di Kantin SMP Al Alaq


EditorReni Susanti
Komentar

Close Ads X