Polisi Temukan Banyak Truk Kelebihan Tonase di Tol Jakarta-Cikampek - Kompas.com

Polisi Temukan Banyak Truk Kelebihan Tonase di Tol Jakarta-Cikampek

Kompas.com - 14/11/2017, 18:00 WIB
Polisi menggunakan alat speed gun untuk mengukur kecepatan kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek dalam penutupan Operasi Zebra Lodaya 2017, Selasa (14/11/2017).KOMPAS.com/Farida Farhan Polisi menggunakan alat speed gun untuk mengukur kecepatan kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek dalam penutupan Operasi Zebra Lodaya 2017, Selasa (14/11/2017).

KARAWANG, KOMPAS.com - Satlantas Polres Karawang bersama PJR Korlantas menilang kendaraan yang bertonase melebihi ketentuan di tol Jakarta-Cikampek, Selasa (14/11/2017).

Polisi yang menggunakan alat speed gun mendapati kendaraan tersebut melaju dengan kecepatan di bawah batas minimum.

Seperti diketahui, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) melakukan uji coba pembatasan operasional truk golongan IV dan V di kedua jalur tol Jakarta-Cikampek mulai pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB. Uji coba ini akan berlaku sampai 17 November 2017.

Kasat Lantas Polres Karawang AKP Arman Sahti mengungkapkan, truk yang melaju di bawah batas kecepatan minimum menyebabkan ketidakseimbangan kecepatan antara truk dan minibus.

"Di tol Jakarta-Cikampek justru banyak yang kedapatan kecepatannya di bawah ambang batas minimal karena tonasenya melebihi ketentuan, kemudian kami tilang," ucap Arman.

Dia mengatakan, penindakan tersebut masih dalam rangka Operasi Zebra Lodaya 2017. Sasarannya yaitu kendaraan yang melebihi ambang batas kecepatan maksimal dan minimal.

Baca juga: Sejak Truk Dibatasi, Kecepatan Laju Kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek Meningkat

 

Adapun sanksi yang diterapkan yaitu sesuai Pasal 28 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Operasi ini bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan," ujar Arman.

Dalam operasi ini, polisi menggunakan alat speed gun yang dapat mengukur kecepatan kendaraan. Alat tersebut terdiri dari laser sensor pengukur laju kecepatan, kamera penangkap kendaraan, software speed gun, dan tablet.

Caranya kerjanya, kata dia, speed gun diarahkan ke kendaraan yang lewat dan dianggap melaju di luar batas kecepatan. Kedua, jika target sudah ditentukan, tarik tuas speed gun dalam waktu 3 hingga 4 detik.

Kemudian, dia melanjutkan, akan keluar kecepatan kendaraan, jarak shooter dengan kendaraan, lokasi atau jalan pengambilan, foto, dan nomor polisi kendaraan di layar tablet. Pengaturan speed gun juga bisa diubah tergantung nama lokasi pengambilan speed gun.

Ada 3.700 kendaraan yang terjaring Operasi Zebra 2017 selama 13 hari, terdiri dari sepeda motor dan mobil. Pelanggarannya bervariasi, misalnya surat-surat kendaraan tidak lengkap, pelat nomor diubah, memakai strobo dan lampu sorot biru, serta melawan arus. 

Kompas TV Aksi nekat pengendara demi terhindar operasi polisi juga terjadi di lajur Transjakarta.


EditorErwin Hutapea
Komentar

Close Ads X