Gandeng Pelajar, Gus Ipul Bersih-Bersih Pantai Kenjeran - Kompas.com

Gandeng Pelajar, Gus Ipul Bersih-Bersih Pantai Kenjeran

Kompas.com - 14/11/2017, 16:01 WIB
Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Selasa (14/11/2017) menggelar kegiatan bersih-bersih kawasan pantai Kenjeran Surabaya.ACHMAD FAIZAL/KOMPAS.com Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Selasa (14/11/2017) menggelar kegiatan bersih-bersih kawasan pantai Kenjeran Surabaya.

SURABAYA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Selasa (14/11/2017) pagi terpantau sedang bersih-bersih kawasan pantai Kenjeran Surabaya. Gus Ipul tidak sendirian melakukannya, tapi bersama ratusan pelajar di Kota Pahlawan tersebut.

Bahkan, Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, Karliansyah, dan Direktur Operasional 1 PT Pembangkit Jawa Bali (PJB), Sugianto, juga turun tangan pada kegiatan Gerakan Bersih Pantai itu.

Gus Ipul mengaku sengaja melibatkan pelajar sebagai upaya mengenalkan nilai-nilai kebersihan laut sejak dini.

"Karena laut adalah pusat peradaban bangsa Indonesia. Negara kita adalah negara maritim, karena itu wajib dijaga kebersihan dan kelestariannya," kata Gus Ipul.

Mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu sempat mengungkapkan kekagumannya pada Pantai Kenjeran yang dulu pernah dicap sebagai pantai kotor, sampai akhirnya Pemkot Surabaya mengubah pantai tersebut menjadi seperti sekarang.

"Kita bisa lihat indahnya Pantai Kenjeran ini. Dulu tidak sebagus seperti sekarang ini. Kalau kita mau, ternyata bisa," kata Gus Ipul.

Sebagai wakil gubernur, Gus Ipul mengaku bangga memiliki kepala daerah yang mampu membersihkan pantai seperti di Surabaya. Dengan kondisi pantai yang bersih dipastikan akan menciptakan kesehatan bagi masyarakat di sekitarnya.

"Pantai yang indah juga akan mendatangkan wisatawan sehingga perekonomian warga juga meningkat," kata Gus Ipul.

 Dia menambahkan, sampah memang masih menjadi masalah di beberapa daerah. Di Jawa Timur sendiri setiap hari menghasilkan 19 juta ton sampah. Dari jumlah itu, 20 persen di antaranya adalah sampah nonorganik.

Limbah B3 di Jawa Timur tiap tahun potensinya juga cukup besar karena mencapai 300 juta ton. Dari jumlah itu, yang terdata baru 170 juta ton, dan 150 juta ton di antaranya dihasilkan oleh PLTU Paiton dan telah mampu diolah sendiri di Paiton.

Sementara itu, Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup, Karliansyah, mengapresiasi upaya Pemerintah Jawa Timur yang berhasil mendorong kabupaten atau kota lebih mencintai lingkungan dengan bukti semakin banyaknya daerah di Jawa Timur yang bersih.

Untuk itulah, pada kesempatan ini Karliansyah sengaja mengajak perwakilan dari 34 provinsi dan 178 kabupaten/kota datang ke Surabaya.

"Kita bisa belajar di sini, karena pantai ini tidak bau sampah. Surabaya yang kota besar bisa, saya kirta di kota lainnya di Indonesia harus lebih bisa lagi," ucapnya. (ACHMAD FAIZAL)

EditorLatief
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM