Amankan Sidang Vonis Buni Yani, 800 Personel Gabungan Diterjunkan - Kompas.com

Amankan Sidang Vonis Buni Yani, 800 Personel Gabungan Diterjunkan

Kontributor Bandung, Agie Permadi
Kompas.com - 14/11/2017, 09:55 WIB
Terdakwa kasus dugaan pelanggaran UU ITE, Buni Yani (tengah) bersiap mengikuti persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan di Gedung Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (3/10). Buni Yani, dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama dua tahun penjara serta dikenakan denda Rp100 juta dengan subsider tiga bulan kurungan.ANTARA FOTO/AGUS BEBENG Terdakwa kasus dugaan pelanggaran UU ITE, Buni Yani (tengah) bersiap mengikuti persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan di Gedung Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (3/10). Buni Yani, dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) selama dua tahun penjara serta dikenakan denda Rp100 juta dengan subsider tiga bulan kurungan.

BANDUNG, KOMPAS.com - Personel gabungan dari Polda Jabar, Polrestabes Bandung, dan Kodam III/Siliwangi mengamankan jalannya sidang vonis Buni Yani yang digelar di Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Bandung, Jalan Seram, Bandung, Selasa (14/11/2017).

‎Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengatakan, sebanyak 800 personel diturunkan untuk mengawal jalannya sidang kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektroni (ITE) tersebut, terdiri dari dua regu polisi militer dari Kodam III/Siliwangi 500 personel dari Polda Jabar, dan 300 personel dari Polrestabes Bandung.

Ratusan personel, lanjut dia, tersebar di empat ring yang diberlakukan sebagai pola pengamanan saat mengamankan rangkaian jalannya sidang itu.

(Baca juga : Berbaju Putih, Buni Yani Hadiri Sidang Vonis)

Ring satu dibagi dalam dua bagian yakni ring 1A yang merupakan ruang sidang, ring 1B adalah gedung sidang. Sedang ring 2 kawasan sekitar gedung sidang dan ring tiga disekitar taman gedung serta ring empat yang merupakan jalur menuju kawasan jalan Seram.

"Di ring 3, disiagakan personel Sabhara dan Dalmas," kata Hendro di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Senin (13/11/2017).

Pada Senin malam, Hendro mengatakan, akan datang massa dari sejumlah organisasi (ormas) Islam yang diperkirakan berjumlah 500 orang untuk melakukan aksi di sekitar Gedung Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kota Bandung.

Meski demikian, tak ada penutupan jalan.

"Personel juga disiapkan di Kejati Jabar dan Pengadilan Negeri Bandung, masing-masing satu kompi," katanya.

(Baca juga : Di Lokasi Sidang, Massa Buni Yani Bawa Spanduk Bergambar Buni dan Ahok)

Tak hanya itu, polisi juga sudah merencanakan penambahan personel keamanan dibanding biasanya yang sebanyak 300 - 400 personel.

"Ada Dalmas, Sabhara, dan Brimob. Pengamanan juga dilakukan secara tertutup," tuturnya.

‎Agar persidangan berjalan lancar, pihaknya membatasi pengunjung yang memasuki ruang sidang, maksimal 100 orang. Nantinya setiap pengunjung yang masuk terlebih dahulu akan diperiksa barang bawaanya, baik secara manual maupun dengan menggunakan metal detector.

"Jika mengganggu persidangan, petugas tak segan melakukan tindak tegas," tegasnya.

 

 

Kompas TV Sidang putusan digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (14/11).

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Bandung, Agie Permadi
EditorCaroline Damanik

Komentar

Terkini Lainnya

Paramedis di Australia Kabulkan Permintaan Terakhir Pasien untuk Melihat Pantai

Paramedis di Australia Kabulkan Permintaan Terakhir Pasien untuk Melihat Pantai

Internasional
Anies Promosikan 'Revolusi Putih' Prabowo di Cilandak Barat

Anies Promosikan "Revolusi Putih" Prabowo di Cilandak Barat

Megapolitan
Jadwal Pertandingan 3 Wakil Indonesia pada Perempat Final di Hongkong

Jadwal Pertandingan 3 Wakil Indonesia pada Perempat Final di Hongkong

Olahraga
15 Petugas Dishub 'Abal-abal' Diamankan di Kebon Jeruk

15 Petugas Dishub "Abal-abal" Diamankan di Kebon Jeruk

Megapolitan
PKB Ingatkan Prinsip Efisiensi dalam Penyusunan RAPBD DKI

PKB Ingatkan Prinsip Efisiensi dalam Penyusunan RAPBD DKI

Nasional
Melihat Penyusunan Anggaran Era Ahok dan Anies...

Melihat Penyusunan Anggaran Era Ahok dan Anies...

Megapolitan
Diduga Sopir Mengantuk, Bus Masuk Jurang Tewaskan 3 Penumpang

Diduga Sopir Mengantuk, Bus Masuk Jurang Tewaskan 3 Penumpang

Regional
Anggota Brimob yang Asuh 64 Anak Miskin dan Yatim Dapat Hadiah Umrah

Anggota Brimob yang Asuh 64 Anak Miskin dan Yatim Dapat Hadiah Umrah

Regional
'Revolusi Putih' Prabowo yang Akhirnya Dijalankan Anies-Sandi di DKI...

"Revolusi Putih" Prabowo yang Akhirnya Dijalankan Anies-Sandi di DKI...

Megapolitan
Berita Terpopuler: Organ Vital Jenazah Calon Tentara yang Hilang, hingga Desa di Swiss Tawarkan Sejumlah Uang

Berita Terpopuler: Organ Vital Jenazah Calon Tentara yang Hilang, hingga Desa di Swiss Tawarkan Sejumlah Uang

Internasional
Bersih dari Longsoran, Rel KA Jalur Selatan Dinyatakan Aman Dilintasi

Bersih dari Longsoran, Rel KA Jalur Selatan Dinyatakan Aman Dilintasi

Regional
Dari Tim Gubernur sampai Kolam Air Mancur, Anggaran DKI Tahun 2018 yang Menyita Perhatian...

Dari Tim Gubernur sampai Kolam Air Mancur, Anggaran DKI Tahun 2018 yang Menyita Perhatian...

Megapolitan
Cerita Udin Bertahan Jadi Ojek Sepeda Ontel di Tengah Serbuan Ojek 'Online'

Cerita Udin Bertahan Jadi Ojek Sepeda Ontel di Tengah Serbuan Ojek "Online"

Megapolitan
Kurang Apa Indonesia dengan Papua...

Kurang Apa Indonesia dengan Papua...

Nasional
Wajah Paledang, Etalase Parfum Murah Meriah di Kota Bandung

Wajah Paledang, Etalase Parfum Murah Meriah di Kota Bandung

Regional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM