Sebidang Tanah untuk Cucu Cut Meutia dalam Rangka Hari Pahlawan - Kompas.com

Sebidang Tanah untuk Cucu Cut Meutia dalam Rangka Hari Pahlawan

Kompas.com - 12/11/2017, 15:28 WIB
Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji menyerahkan surat tanah untuk Teuku Ramli, cucu dari pahlawan nasional Cut Meutia, di Mapolres Aceh Utara, 10 November 2017.Dokumentasi Polres Aceh Utara Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji menyerahkan surat tanah untuk Teuku Ramli, cucu dari pahlawan nasional Cut Meutia, di Mapolres Aceh Utara, 10 November 2017.

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Kapolres Aceh Utara AKBP Untung Sangaji menyerahkan sebidang tanah seluas 15 meter x 18 meter di Pantai Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, kepada Teuku Ramli, cucu pahlawan nasional Cut Meutia.

Ide untuk menyerahkan tanah itu berawal saat AKBP Untung Sangaji bersama Dandim Aceh Utara Letkol Kav Fadjar Wahyudi Broto dan Danrem 011 Lilawangsa Kolonel Inf Agus Firman Yusmono menerobos hutan untuk sampai ke makam pahlawan nasional di hulu Sungai Krueng Keureuto, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara, baru-baru ini.

“Kondisi jalan menuju makamnya sungguh memprihatinkan. Jembatannya rusak parah, jalan penuh lumpur, dan tertutup semak belukar. Kami bersama TNI membuka akses jalan itu dan membersihkan makamnya tepat pada Hari Pahlawan, 10 November 2017,” kata AKBP Untung Sangaji, Minggu (12/11/2017).

Setelah itu, sambung Untung, TNI dan Polri bekerja sama mencari tanah untuk diberikan kepada keturunan langsung Cut Meutia. Ini sebagai bentuk kado pada Hari Pahlawan Nasional.

Baca juga: Pada Hari Pahlawan, Cuma Rp 2.000 Bisa Makan Sepuasnya di Warung Ini

Dia menyebutkan, sebagai prajurit, TNI dan polisi tentu berkewajiban untuk menghormati jasa-jasa pahlawan yang gigih mempertahankan Indonesia serta melawan penjajah Belanda hingga titik darah terakhir.

Perjuangan Cut Meutia, sambung Untung, menjadi inspirasi bagi militer modern untuk ditiru demi menjaga keutuhan NKRI.

“Bantuan ini nilainya mungkin tak seberapa, tetapi ini bentuk perhatian kami. Saya tentu berharap bisa dimanfaatkan sebaik mungkin,” kata dia.

Kompas TV Setiap Hari Pahlawan tiba beliau bercerita tentang bagaimana kemerdekaan diraih dengan darah dan air mata.


EditorErwin Hutapea
Komentar

Close Ads X