Perampok yang Resahkan Warga Medan Tewas Ditembak Polisi - Kompas.com

Perampok yang Resahkan Warga Medan Tewas Ditembak Polisi

Kontributor Medan, Mei Leandha
Kompas.com - 12/11/2017, 07:49 WIB
Wakil Kepala Polrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja didampingi Kapolsek Medan Kota Kompol Martuasah Tobing di depan mayat Enggar, di instalasi jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, Sabtu (11/11/2017)KOMPAS.com / Mei Leandha Wakil Kepala Polrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja didampingi Kapolsek Medan Kota Kompol Martuasah Tobing di depan mayat Enggar, di instalasi jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut, Sabtu (11/11/2017)


MEDAN, KOMPAS.com - Enggar Maulana Sitompul (21), anggota kawanan perampok yang sudah puluhan kali beraksi di Kota Medan. Dia dan komplotannya meresahkan warga Medan karena tidak segan melukai korban saat beraksi.

Polisi sudah lama memasukkan Enggar dan kelompoknya dalam daftar pencarian orang (DPO). Menurut polisi, Enggar sangat licin.

Pada Jumat (10/11/2017) malam, Enggar dan temannya ditangkap polisi saat melintas di Jalan Rumah Potong Hewan, Mabar, Kecamatan Labuhan Deli, Kota Medan. Penangkapan dilakukan tim gabungan Satreskrim Polrestabes Medan dan Polsek Medan Kota.

Wakil Kepala Polrestabes Medan AKBP Tatan Dirsan Atmaja didampingi Kapolsek Medan Kota Kompol Martuasah Tobing mengatakan, Enggar dan kawanannya bisa berbuat sadis saat beraksi. Enggar juga merupakan salah satu pelaku perampokan di Jalan Jambi yang aksinya terekam kamaera CCTV.

"Setiap beraksi, modus pelaku memepet para korban lalu menarik paksa harta bendanya. Dari mereka kami sita barang bukti helm, ponsel, pisau lipat, sepeda motor Honda BK 5729 AHA warna putih yang ditutup stiker biru," kata Tatan, Sabtu (11/11/2017).

Baca juga : Dua Terdakwa Perampokan dan Pembunuhan di Pulomas Divonis Mati

Tatan menjelaskan, Enggar ditembak karena melawan dan melukai petugas saat akan dilakukan pengembangan kasus.

"Enggar juga pelaku perampokan warga negara Italia, Matilde Sfrappini. Kami masih melakukan pengembangan untuk meringkus pelaku lain,” ucap Martuasah Tobing.

Dalam upaya meningkatkan keamanan di Kota Medan, Pemkot Medan menggelar rapat koordinasi pada Jumat (10/11/2017). Rapat digelar untuk meningkatkan sinergitas pemerintah.

"Sinergitas antar semua unsur harus terus dibangun dan ditingkatkan. Saya ingatkan camat, lurah dan kepling untuk menjadikan polsek dan koramil kantor bersama. Tidak ada lagi image polisi atau tentara menakutkan, beri rasa aman dan nyaman ke masyarakat," kata Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin.

Kompas TV Dari kasus percobaan perampokan di Jakarta Timur, Deni Rono, korban perampokan yang mengalahkan pelaku perampokan.

PenulisKontributor Medan, Mei Leandha
EditorIndra Akuntono

Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM