Polda Sulsel Cari Penyebar Video Hoaks Pembakaran Motor Polisi saat Operasi Zebra - Kompas.com

Polda Sulsel Cari Penyebar Video Hoaks Pembakaran Motor Polisi saat Operasi Zebra

Kompas.com - 08/11/2017, 18:46 WIB
6 unit motor patroli Polisi dibakar mahasiswa yang bentrok di depan kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Jumat (28/10/2016).Kontributor Makassar, Hendra Cipto 6 unit motor patroli Polisi dibakar mahasiswa yang bentrok di depan kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, Jumat (28/10/2016).

MAKASSAR, KOMPAS.com - Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Sulsel akan melacak penyebar video pembakaran motor polisi akibat operasi zebra di media sosial.

"Sungguh sangat etis, video lama bentrokan polisi dan mahasiswa disebar ulang dan dinyatakan bahwa pembakaran motor polisi akibat operasi zebra. Kita akan lacak dan mencari penyebar video hoaks di media sosial itu," tegas Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani ketika dikonfirmasi, Rabu (8/11/2017).

Dicky mengatakan, peristiwa perusakan dan pembakaran 6 unit motor terjadi pada tahun 2016 lalu. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah melakukan aksi brutal saat hari Sumpah Pemuda.

"Itu kejadian pada saat demo hari sumpah pemuda digelar mahasiswa Unismuh di depan kampusnya di Jalan Sultan Alauddin, Makassar, 2016 lalu. Enam motor patroli polisi dibakar dan sebagian pelakunya sudah tertangkap serta diproses hukum. Jadi bukan tahun ini kejadiannya, berita disebar bahwa akibat operasi zebra itu hoaks," terangnya.

Sejak beberapa hari ini sebuah video kerusuhan massa viral di media sosial. Dalam video itu, sejumlah motor polisi dibakar dan dirusak.

Baca juga : Mahasiswa Makassar Bakar 6 Motor Polisi Sambil Berteriak Revolusi

Dalam video yang beredar di media sosial yang diunggah akun Fendy pada 5 November 2017 lalu, terdapat keterangan foto "Ini Asli Indonesia Akibat Razia Zebra."

Video itu menjadi viral dan telah dibagikan 31.700 kali hingga Selasa (7/11/2017) dan telah ditonton sebanyak 1,8 juta kali.

Kompas TV Kerusuhan dipicu dendam antar narapidana.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorFarid Assifa
Komentar

Close Ads X