Seorang Pria Ditembak Saat Datang dan Mengamuk di Kantor BNN Riau - Kompas.com

Seorang Pria Ditembak Saat Datang dan Mengamuk di Kantor BNN Riau

Kompas.com - 16/10/2017, 23:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pria berinisial AK (34) mendadak membuat onar di kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, Minggu (15/10/2017). Pria tersebut dilumpuhkan petugas dengan timah panas di bagian betis kaki kanannya.

Kepala Bagian Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Sulistiandriatmoko mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Minggu (15/10/2017) sekitar pukul 11.30 WIB.

AK datang ke kantor BNNP Riau dengan menumpang Toyota Avanza berwarna hitam bersama seorang lain yang mengemudikan mobil.

Petugas satpam di kantor BNNP Riau mulanya menanyakan kepentingan AK. Namun, AK memberikan respons jawaban yang ngawur terhadap satpam BNNP.

AK bertanya apakah gedung itu kantor posyandu, kantor organisasi, menanyakan Kepala BNNP Riau, dan bertingkah seperti mengambil foto sejumlah ruangan.

Petugas satpam BNNP Riau kemudian mengingatkan AK atas sikapnya. "Saat diingatkan, dia malah marah," kata Sulis kepada Kompas.com saat dihubungi, Senin (16/10/2017).

Petugas satpam kemudian menjelaskan bahwa saat itu hari libur dan meminta AK untuk datang kembali hari Senin. Namun, AK kembali marah-marah dan menendang pintu.

Satpam kantor BNNP Riau kemudian menghubungi anggota Bidang Pemberantasan BNNP Riau dari kepolisian. AK kemudian diajak berbicara oleh anggota dan dinasehati agar menemui Kepala BNN hari ini.

"Tapi rupanya dia enggak bisa cooling down gitu, marah-marah terus. Nah, anggota ini curiga, ini orang jangan-jangan lagi makai ( narkoba sehingga berbuat demikian) karena pengaruh halusinasi narkoba," ujar Sulis.

Petugas BNN memberikan peringatan kepada AK. Namun, situasi makin tidak tekendali dan AK terus mengamuk. Anggota BNN memerintahkan AK untuk tidak mendekat.

"Diberi peringatan tidak menghiraukan, akhirnya dilumpuhkanlah di betis sebelah kanan, biar dia tidak agresif," ujar Sulis.

Setelah ditembak di bagian kaki, tingkah AK dapat mereda. Petugas BNN kemudian melakukan tes urine kepada AK. Hasilnya ternyata pelaku positif menggunakan obat terlarang.

"Positif kedeteksi (memakai) sabu, ekstasi, ada kedeteksi ganja juga. Jadi memang dia pengguna narkoba gitu," ujar Sulis.

Aksi pelaku yang berbuat keonaran di kantor BNNP diduga karena pengaruh narkoba sehingga tujuannya di tempat itu tidak jelas.

Menurut Sulis, pelaku mengalami halusinasi karena terpengaruh narkoba.

"Kalau halusinasi itu kan memang seperti gila sesaat gitu. Ada yang (menjadi) agresif, ada yang enggak bisa mengendalikan diri," ujar Sulis.

Petugas BNN juga melakukan tes urine terhadap pengemudi yang membawa Avanza yang ditumpangi AK. Namun, hasil tes urine terhadap yang bersangkutan negatif menggunakan narkoba.

Kini AK dirawat di RS Bhayangkara akibat luka tembak dari petugas. BNNP Riau sedang menyelidiki apakah AK yang disebut sebagai pekerja swasta itu hanya pengguna biasa atau merupakan pengedar barang haram.

"Masih dalam proses penyelidikan. Ini levelnya pengguna biasa atau pengedar juga, kalau dia pengguna dapat barangnya dari mana, sementara sedang dalam proses penyelidikan," ujar Sulis.


EditorLaksono Hari Wiwoho

Komentar

Close Ads X