Eurico Guterres Mundur dari Partai Amanat Nasional - Kompas.com

Eurico Guterres Mundur dari Partai Amanat Nasional

Kontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere
Kompas.com - 12/10/2017, 16:21 WIB
Ketua Umum DPP Uni Timor Aswain (wadah bagi warga eks Timor Timur) Eurico Guterres.KOMPAS.com/Sigiranus Marutho Bere Ketua Umum DPP Uni Timor Aswain (wadah bagi warga eks Timor Timur) Eurico Guterres.

KUPANG, KOMPAS.com - Mantan pejuang integrasi Timor-Timur (Timtim) Eurico Guterres mundur sebagai anggota Partai Amanat Nasional (PAN). Mundurnya Eurico dari PAN disampaikan melalui surat tertanggal Selasa (10/10/2017).

Eurico yang dihubungi Kompas.com, Kamis (12/10/2017) mengaku berterima kasih kepada PAN yang telah memberikan kesempatan kepada dirinya selama kurang lebih 13 tahun bergabung di PAN.

"Sesungguhnya berat bagi saya untuk tinggalkan PAN. Saya kira semua orang tahu, khususnya di NTT bahwa untuk membesarkan PAN di NTT tidaklah mudah," kata Eurico yang saat ini dipercaya menjadi Ketua Umum DPP Uni Timor Aswain (Wadah bagi warga eks Timor Timur).

Mantan Wakil Panglima Milisi pro-Indonesia di Timor Timur itu juga minta maaf kepada Pengurus DPP, DPW, dan DPD PAN NTT bersama segenap kader PAN lainnya, bahwa apabila selama 13 tahun dia berada di PAN, telah berbuat salah baik yang disengaja maupun tidak disengaja.

Baca juga: Eurico Guterres: Wiranto Sudah Jadi Menteri, tapi Kok Kami Gembel?

"Saya mengundurkan diri dari keanggotaan PAN, karena merupakan bentuk tanggung jawab moral saya terhadap kader-kader lama PAN, yang satu persatu pergi tinggalkan PAN," paparnya.

Eurico sendiri bergabung di PAN sejak Tahun 2005 dan langsung terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PAN NTT selama dua periode yakni hingga Tahun 2015 lalu.

Untuk diketahui, sebelum Eurico menjabat sebagai ketua DPW PAN NTT, PAN hanya memiliki 7 kursi di DPRD kabupaten dan kota di seluruh NTT. Sedangkan DPRD Provinsi dan Pusat kosong.

Namun setelah Eurico menduduki jabatan sebagai orang nomor satu di PAN NTT, Tahun 2005-2010, DPR RI memeroleh 1 kursi dari Dapil NTT 1, DPRD Provinsi 1 kursi dari Dapil Manggarai Raya, DPRD Kab/kota dari 7 kursi naik menjadi 22 kursi.

Begitu juga saat menjabat pada periode kedua, Tahun 2010-2015, DPR RI 1 kursi, DPRD Kab/Kota dari 22 kursi naik menjadi 36 kursi dan DPRD Provinsi dari 1 kursi naik menjadi 5 kursi.

Setelah tidak lagi menjabat sebagai Ketua DPW PAN NTT, Eurico pun menduduki jabatan barunya sebagai Ketua Majelis Penasehat Partai Wilayah (MPPW) DPW PAN NTT dan sebagai Wakil Ketua DPP PAN.

Kompas TV Pidato Viktor Laiskodat di Kupang, NTT, pada 1 Agustus 2017 menjadi dasar PKS untuk melaporkan politisi Nasdem ini ke polisi.


PenulisKontributor Kupang, Sigiranus Marutho Bere
EditorErlangga Djumena
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM