Longsor di Pangandaran, Satu Keluarga Tewas - Kompas.com

Longsor di Pangandaran, Satu Keluarga Tewas

Kompas.com - 07/10/2017, 10:58 WIB
IlustrasiKOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO Ilustrasi

PANGANDARAN, KOMPAS.comSatu keluarga tewas akibat tertimbun tanah longsor di Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu (7/10/2017) dini hari.

Koordinator Humas dan Protokoler Basarnas Jawa Barat Joshua Banjarnahor mengatakan, ada empat orang yang tewas. Selain itu, terdapat juga korban luka-luka akibat longsor tersebut.

"Seluruh korban telah berhasil dievakuasi oleh warga sekitar," kata Joshua.

Dia menuturkan, bencana longsor terjadi karena intensitas hujan cukup tinggi mengguyur lokasi kejadian di Kampung Sangkan Bawan, Desa Kalijati, Kecamatan Sidamulih, Pangandaran sejak Jumat (6/10/2017).

(Baca juga: Istri Diperkosa di Depan Suami oleh Perampok, Ini Kronologi Kejadian)

Bencana tersebut menimpa rumah warga hingga menewaskan penghuninya, yakni Arsih (55), Yuyun (35) serta dua orang anak, Aldi (5) dan Andika (10 bulan). Korban yang mengalami luka ringan yakni Rahman (40), Ari (14) dan Anida (8 bulan).

Selain menimpa rumah, longsoran tanah juga menutup akses jalan di daerah tersebut. Pemerintah Kabupaten Pangandaran bersama Provinsi Jabar telah melakukan penanganan terhadap korban bencana, termasuk membuka akses jalan yang tertutup.


(Baca juga: Demi Jaga Garis Pantai, Nelayan di Pangandaran Dibuatkan Rumah)

 

 

Kompas TV Badai nate di sebagian wilayah Amerika Tengah menyebabkan hujan lebat.

EditorCaroline Damanik
Komentar

Terkini Lainnya

Kejutan-kejutan yang Diterima Anies Saat Tinjau Lokasi Genangan dan Banjir

Kejutan-kejutan yang Diterima Anies Saat Tinjau Lokasi Genangan dan Banjir

Megapolitan
Soal Limbah Medis di Cirebon, Kadinkes Jabar Sebut Ada Kelalaian Pihak Ketiga

Soal Limbah Medis di Cirebon, Kadinkes Jabar Sebut Ada Kelalaian Pihak Ketiga

Regional
Berita Terpopuler: AS Didiskualifikasi, hingga Pencabutan Penghargaan Aung San Suu Kyi

Berita Terpopuler: AS Didiskualifikasi, hingga Pencabutan Penghargaan Aung San Suu Kyi

Internasional
Pilkada Jateng, Demokrat Masih Pelajari Elektabilitas Figur

Pilkada Jateng, Demokrat Masih Pelajari Elektabilitas Figur

Nasional
Pemprov DKI Tanggung Biaya Perayaan Natal Bersama di Monas

Pemprov DKI Tanggung Biaya Perayaan Natal Bersama di Monas

Megapolitan
Kabel Masih Jadi Penyebab Genangan di Protokol Jakarta Sejak Era Ahok hingga Anies

Kabel Masih Jadi Penyebab Genangan di Protokol Jakarta Sejak Era Ahok hingga Anies

Megapolitan
Sandiaga: Saya Enggak Mau Datang ke DWP karena Pencitraan

Sandiaga: Saya Enggak Mau Datang ke DWP karena Pencitraan

Megapolitan
Terungkapnya Pemeran Video Porno yang Viral di Media Sosial

Terungkapnya Pemeran Video Porno yang Viral di Media Sosial

Megapolitan
Penolakan DWP dan Janji Pengawasan Ketat Anies-Sandiaga

Penolakan DWP dan Janji Pengawasan Ketat Anies-Sandiaga

Megapolitan
Mobil Mazda 6 Tiba-tiba Terbakar saat Akan Naik ke Gedung Parkir

Mobil Mazda 6 Tiba-tiba Terbakar saat Akan Naik ke Gedung Parkir

Regional
Penyebab Partai Berkarya dan Partai Garuda Tak Lanjut ke Tahap Verifikasi Faktual

Penyebab Partai Berkarya dan Partai Garuda Tak Lanjut ke Tahap Verifikasi Faktual

Nasional
Bocah Saudi Tewas Terkena Pecahan Misil Houthi

Bocah Saudi Tewas Terkena Pecahan Misil Houthi

Internasional
Bertemu Menteri PUPR, Fadli Zon Sempat Bahas Pembangunan Gedung DPR

Bertemu Menteri PUPR, Fadli Zon Sempat Bahas Pembangunan Gedung DPR

Nasional
Menanti Jawaban Saefullah Diminta Jadi Ketua Perayaan Natal di Monas

Menanti Jawaban Saefullah Diminta Jadi Ketua Perayaan Natal di Monas

Megapolitan
Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini

Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini

Megapolitan

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM