Viral Bunga Matahari Bermekaran di Bantul, Peminat Selfie Berdatangan - Kompas.com

Viral Bunga Matahari Bermekaran di Bantul, Peminat Selfie Berdatangan

Kontributor Yogyakarta, Markus Yuwono
Kompas.com - 01/10/2017, 16:45 WIB
Kebun bunga matahari di Bantul, Yogyakarta, setiap hari dikunjungi ratusan wisatawan.KOMPAS.com/MARKUS YUWONO Kebun bunga matahari di Bantul, Yogyakarta, setiap hari dikunjungi ratusan wisatawan.

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Dalam dua pekan terakhir, ada keramaian yang tidak biasa terjadi di Jalan Jalur Lintas Selatan (JJLS) di sisi utara Pantai Samas, Dusun Tegalsari, Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Warga di sana sibuk mengatur lalu-lalang kendaraan hingga parkir karena banyaknya pengunjung ke tempat itu.

Para pendatang itu adalah wisatawan lokal yang penasaran akan kebun bunga matahari di tempat tersebut.

Tanaman yang awalnya digunakan untuk melindungi tanaman cabai berubah menjadi lokasi swafoto atau selfie.

Hamparan bunga yang bernama Latin Helianthus annuus L itu menjadi penarik wisatawan dadakan.

Saat ini ribuan tanaman bunga matahari itu terlihat mekar di pematang sawah mengelilingi lahan cabai seluas seribu meter persegi.

Pemilik lahan, Etik Purwanti, mengatakan bahwa awalnya tanaman itu digunakan untuk melindungi tanaman cabai dari embusan angin.

Sebelumnya, dia menanam kenikir untuk melindungi cabai. Kemudian ia menggantinya dengan bunga matahari setelah salah satu putrinya menginginkan tanaman itu ditanam di kebunnya.

"Tanaman bunga matahari saya tanam sekitar empat bulan lalu. Tanaman ini fungsinya untuk melindungi tanaman cabai karena kalau kena angin bunga cabainya rontok dan tidak bisa berbuah," katanya, Sabtu (30/9/2017).

Karena keindahannya, kebun bunga matahari itu menjadi perhatian di media sosial. Karena penasaran, warganet memburu keindahan kembang tersebut dan menjadikannya tempat ber-selfie ria.

Etik memasang tarif masuk sebesar Rp 5.000 per orang, namun untuk pelajar dan warga sekitar tidak ditarik uang.

"Yang datang pasti saya peseni supaya hati-hati tidak menginjak tanaman cabainya," ujarnya.

Salah seorang pengunjung, Reni, mengaku sengaja datang untuk mengabadikan rimbunan bunga matahari ini.

Mahasiswi asal Jawa Timur ini mengaku mengetahui adanya kebun bunga matahari dari media sosial.

"Saya lihat di Instagram, ada kebun bunga matahari untuk selfie," ujarnya.

PenulisKontributor Yogyakarta, Markus Yuwono
EditorLaksono Hari Wiwoho
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM