PDI-P Kerucutkan Nama untuk Diusung dalam Pilkada Jawa Timur - Kompas.com

PDI-P Kerucutkan Nama untuk Diusung dalam Pilkada Jawa Timur

Kontributor Malang, Andi Hartik
Kompas.com - 11/09/2017, 07:52 WIB
Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam rapat konsolidasi partai di Hotel Ijen Suites, Kota Malang, Minggu (10/9/2017).KOMPAS.com/Andi Hartik Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam rapat konsolidasi partai di Hotel Ijen Suites, Kota Malang, Minggu (10/9/2017).

MALANG, KOMPAS.com - Hingga kini, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI-P) belum mengumumkan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung dalam Pilkada Jawa Timur 2018 mendatang.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya akan segera mengadakan rapat untuk mengambil keputusan setelah mendengar laporan tentang tahapan penjaringan bakal calon oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kusnadi.

Hasto menyebutkan, sejumlah nama yang ada di dalam penjaringan sudah mengerucut. Pihaknya tinggal mengambil keputusan dan mengumumkannya.

"Nama-nama sudah mengerucut ya. Tinggal pengambilan keputusan. Ketua Umum sudah memberikan arahan. Tinggal nanti dalam rapat DPP kita putuskan itu," katanya saat ditemui seusai rapat konsolidasi partai di Hotel Ijen Suites, Kota Malang, Minggu (10/9/2017).

(Baca juga: Megawati Tidak Terima PDI-P Disamakan dengan PKI)

 

Hasto tidak menyebutkan nama-nama yang dimaksud. Menurutnya, setiap nama yang sudah mendaftar dalam penjaringan partai memiliki peluang yang sama. Termasuk nama-nama yang selama ini santer dikabarkan akan maju dalam Pilkada Jawa Timur.

"Nama-nama yang selama ini yang sudah beredar, yang sudah disebut. Ada kombinasi calon-calon yang diusung oleh PDI Perjuangan. Dari kepala-kepala daerah mereka punya peluang untuk dicalonkan," tuturnya.

"Demikian pula Ketua DPD karena dinilai juga berhasil, yang bersangkutan juga berpeluang. Sehingga ada nama-nama yang telah dipetakan dengan seksama. Dalam waktu dekat kami akan ambil keputusan," tambahnya.

Yang pasti, Hasto menyebutkan, PDI-P akan mengusung pasangan calon dengan kombinasi antara kader internal PDI-P dan Nahdlatul Ulama (NU) atau yang dikenal dengan Bang-Jo, abang hijau atau merah hijau.

(Baca juga: Kelompok Kiai Kampung Dukung Koalisi Naga di Pilkada Jatim)

Bahkan, PDI-P sudah mengutus Wakil Sekretaris Jenderal PDI-P Ahmad Basarah untuk keliling menemui para ulama di Jawa Timur dalam rangka meminta masukan terkait nama-nama yang akan diusung dalam pemilihan nanti.

"Yang bisa saya pastikan dalam kombinasi tersebut, selain berasal dari internal PDI Perjuangan itu juga berasal dari kader atau tokoh yang dianggap representasi dari NU. Prinsipnya mereka yang diusung adalah mereka yang pernah dicalonkan oleh PDI-P," tegasnya.

Selama ini, ada sejumlah kader NU yang berpotensi maju dalam Pilkada Jawa Timur, di antaranya Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa.

Gus Ipul sudah lama menyampaikan keinginannya untuk maju sebagai calon gubernur dan sudah mendapat dukungan dari PKB.

Selain itu juga ada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Bupati Ngawi Budi 'Kanang' Sulistyono yang sudah mendaftar sebagai calon wakil gubernur.

Kompas TV Dukungan untuk wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf mengalir dari partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Malang, Andi Hartik
EditorReni Susanti
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM