Wali Kota New York Bakal Hadiri Pesta Rakyat Banda 2017 - Kompas.com

Wali Kota New York Bakal Hadiri Pesta Rakyat Banda 2017

Kompas.com - 07/09/2017, 17:25 WIB
Wali Kota New York Bill de Blasio saat mengumumkan libur Idul Fitri dan Idul Adha untuk sekolah publik di New York, Rabu (4/3/2015).Chang W. Lee/The New York Times Wali Kota New York Bill de Blasio saat mengumumkan libur Idul Fitri dan Idul Adha untuk sekolah publik di New York, Rabu (4/3/2015).

AMBON, KOMPAS.com - Gubernur Maluku Said Assagaff mengatakan bahwa Wali Kota New York Bill de Blasio bakal menghadiri Pesta Rakyat Banda 2017 yang berlangsung 11 Oktober-11 November mendatang.

Pesta rakyat ini menjadi bagian peringatan 350 tahun Perjanjian Breda yang di dalamnya menyepakati pertukaran Pulau Run, Kabupaten Maluku Tengah, dengan Pulau Manhattan, Amerika Serikat.

Menurut Said, rencana kehadiran Wali Kota New York itu disampaikan Kedutaan Besar AS untuk Indonesia. Duta Besar AS untuk Indonesia juga disebut akan menghadiri Pesta Rakyat Banda 2017 yang penyelenggaraannya bersamaan dengan "Mangente" (menyaksikan) Banda.

"Jadi event bertajuk Pesta Rakya Banda 2017 ini mengusung peringatan 350 tahun Perjanjian Breda, yang pada saat itu Belanda melepaskan wilayah kekuasaannya di Nieuw Netherland, Amerika atau saat ini dikenal sebagai Manhattan Island untuk ditukar dengan Pulau Run di Kepulauan Banda demi mempertahankan monopolinya atas perdagangan rempah dunia," katanya di Ambon, Kamis (7/9/2017).

(Baca juga: Jokowi Beberkan Curhat Gubernur Maluku, Hadirin Mendadak Riuh)

Said berharap, Pesta Rakyat Banda 2017 dapat membuat Banda merebut kembali perhatian dunia, yang kejayaannya kini hampir terlupakan.

"Narasi sejarah dunia maupun bangsa Indonesia yang pernah terukir di wilayah ini sudah jarang terdengar dan dikisahkan oleh generasi muda," katanya.

Dia menegaskan, Pemerintah Provinsi Maluku memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan kembali kebanggaan dan kejayaan Kepulauan Banda mengingat daerah ini pernah menjadi incaran bangsa Eropa karena rempah-rempahnya menjadi sentral yang mengubah peta perdagangan dunia saat itu.

"Marilah seluruh komponen masyarakat Maluku bersama-sama memupuk kembali rasa cinta kepada sejarah, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya," ungkap Said.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Maluku Habiba Saimima menuturkan, Pesta Rakyat Banda 2017 menampilkan berbagai kegiatan untuk menarik perhatian wisatawan sekaligus meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku industri pariwisata dan masyarakat Banda.

Pesta Rakyat Banda 2017 antara lain menampilkan pertunjukan budaya, festival rempah dan kuliner, dialog sejarah, festival laut, festival musik kampong, pertunjukan teater boneka Papermoon Puppet, beragam workshop dan aneka pameran foto, pameran sketsa dan pameran peta kuno.

Agenda lainnya yang dijadwalkan antara lain penandatangan prasasti perdamaian di Pulau Run dan peresmian patung empat tokoh nasional yang pernah diasingkan di Banda, yakni Bung Hatta, Bung Sjahrir, dr Cipto Mangunkusumo dan Iwa Koesoemasoemantri serta deklarasi konservasi laut di Pulau Hatta.

Perjanjian Breda merupakan penawaran pertukaran Pulau Run dan Pulau Manahattan akibat perebutan sengit dan berdarah antara Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) dan sekelompok tentara Inggris pada awal abad ke-17 dipimpin Kapten Nathaniel Courthope.

Kesepakatan itu adalah Inggris menyerahkan Pulau Run kepada Belanda dan imbalannya Inggris diberikan Manhattan, sebuah pulau yang terletak di sebelas Selatan ujung Sungai Hudson, satu dari lima kota bagian yang membentuk New York.

 

EditorCaroline Damanik
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM