Kunjungan Bupati Uu ke Ridwan Kamil sebagai Sinyal Koalisi PPP - Kompas.com

Kunjungan Bupati Uu ke Ridwan Kamil sebagai Sinyal Koalisi PPP

Kontributor Bandung, Putra Prima Perdana
Kompas.com - 07/09/2017, 16:11 WIB
Bupati Tasikmalaya yang juga politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Uu Ruzhanul Ulum, saat bertemu Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Selasa (5/9/2017) siang. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Bupati Tasikmalaya yang juga politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Uu Ruzhanul Ulum, saat bertemu Wali Kota Bandung Ridwan Kamil di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Selasa (5/9/2017) siang.

BANDUNG, KOMPAS.com - Partai Nasdem menyambut baik niatan Bupati Tasikmalaya sekaligus kader PPP Uu Ruzhanul Ulum yang ingin mendampingi bakal calon gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Pilkada Jawa Barat 2018.

Menurut Ketua DPW Partai Nasdem Jawa Barat Saan Mustopa, kunjungan Uu merupakan sinyal PPP mendukung pria yang akrab disapa Emil tersebut sebagai bakal calon gubernur Jawa Barat di Pilkada Jabar 2018.

"Kang Emil beberapa hari ke depan akan bertemu dengan PPP untuk membicarakan terkait visi misi dan gagasan. Nanti disamakan dengan apa yang menjadi orientasi PPP. Mungkin satu sampai dua hari ke depan," ujar Saan di Bandung, Kamis (7/9/2017).

Saan menambahkan, meski maksud dan tujuan Uu Ruzhanul Ulum sudah jelas meminta posisi bakal calon wakil gubernur Jawa Barat, Partai Nasdem memberikan keleluasaan kepada Emil untuk menentukan sendiri calon pendampingnya.

(Baca juga: Nasdem Klaim PKB dan PPP Hampir Pasti Dukung Ridwan Kamil)

 

"Otoritas ada di Kang Emil langsung. Nantinya Kang Emil akan menyampaikan pada kita siapa saja yang diinginkannya nanti," jelasnya.

Selain itu, Saan menilai, kunjungan Uu ke Balai Kota Bandung dua hari lalu menemui Emil bakal berdampak positif terhadap popularitas dan elektabilitasnya.

"Silaturahmi mereka itu sebuah langkah positif dimana Uu memang masih terus melakukan sosialisasi untuk meningkatkan elektabilitas dan popularitas," ucapnya.

Saan menambahkan, bakal calon wakil gubernur Jawa Barat pilihan Emil nantinya tidak serta merta menjadi keputusan koalisi. Menurut dia, koalisi juga akan melakukan riset dan survei untuk mencari komposisi terbaik.

(Baca juga: PKB Dukung Ridwan Kamil, PPP Ingin Poros Baru Bersama Demokrat-PAN)

 

Misalnya, lanjut Saan, jika ada lima nama yang berpotensi mendampingi Emil, akan dilakukan survei dan dilakukan pembahasan dengan partai koalisi.

"Untuk ukuran itukan ada mekanisme survei, semacam beauty contest. Kalau misalnya ada lima nama kita akan di cross-kan. Emil-Uu berapa surveinya, Emil-Asep Mosul berapa, Emil-Syaiful Huda berapa. Jadi semua yang berminat mendampingi akan dipasangkan. Nah yang tinggi itu akan dipertimbangkan," tandasnya.

Kompas TV PDI Perjuangan memastikan tak akan mengusung Ridwan Kamil pada Pilgub Jabar yang telah diusung oleh Partai Nasdem.

 

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisKontributor Bandung, Putra Prima Perdana
EditorReni Susanti
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM