Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kuasa Hukum Belum Terima Salinan soal Putusan Bebas Dahlan Iskan

Kompas.com - 06/09/2017, 11:36 WIB
Achmad Faizal

Penulis

SURABAYA, KOMPAS.com - Tim kuasa hukum dan kejaksaan belum mendapatkan informasi resmi petikan putusan Pengadilan Tinggi Jatim, soal dikabulkannya upaya banding Dahlan Iskan, dalam perkara pelepasan aset BUMD Pemprov Jatim.

Pieter Tawalay, salah satu tim kuasa hukum Dahlan Iskan justeru baru mengetahui dari media kabar tersebut. "Saya belum bisa beri komentar, karena kami belum mendapatkan petikan putusan resminya," kata Pieter dikonfirmasi, Rabu (6/8/2017).

Biasanya kata Pieter, setiap petikan putusan perkara banding dikirim ke Pengadilan Negeri Surabaya, baru dikirim ke tim kuasa hukum.

Hal yang sama juga diungkap Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jatim, Richard Marpaung. "Kami belum bisa bersikap karena belum menerima salinan putusan Pengadilan Tinggi Jatim," ucapnya.

Baca juga: Pengadilan Tinggi Surabaya Bebaskan Dahlan Iskan

Kemarin, Juru Bicara Pengadilan Tinggi Jatim, Untung Widarto, menyebut bahwa perkara banding mantan Menteri BUMN itu sudah diputus sepekan lalu menjelang Hari Raya Idul Adha. "Upaya bandingnya dikabulkan, Dahlan Iskan dinyatakan bebas dari tuduhan," katanya.

Dahlan Iskan mengajukan banding setelah dinyatakan bersalah dan divonis dua tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya pada 21 April 2017. Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya saat itu selain memvonis hukuman pidana tehadap Dahlan Iskan selama dua tahun, juga menjatuhkan denda Rp100 Juta, subsider dua bulan penjara, serta menyatakannya sebagai tahanan kota.

Dalam perkara ini, Dahlan Iskan, yang menjabat Direktur Utama PT Panca Wira Usaha pada kurun waktu 2000 - 2010, disebut jaksa telah menabrak aturan saat menjual aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur di Kediri dan Tulungagung, yang menyebabkan kerugian negara miliaran rupiah. 

Kompas TV Dahlan Iskan Dipidana Penjara 2 Tahun
Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com