Dijerat 3 Pasal, Sopir Bus yang Menabrak di Kudus Terancam 6 Tahun Bui - Kompas.com

Dijerat 3 Pasal, Sopir Bus yang Menabrak di Kudus Terancam 6 Tahun Bui

Kontributor Grobogan, Puthut Dwi Putranto Nugroho
Kompas.com - 03/09/2017, 20:08 WIB
Kecelakaan maut terjadi di traffic light Proliman, Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (31/8/2017) sekitar pukul 18.35 WIB.‎ Lima orang tewas di lokasi kejadian. Puluhan orang lainnya mengalami luka-luka hingga dilarikan ke rumah sakit setempat. ‎Dok Sat Lantas Polres Kudus Kecelakaan maut terjadi di traffic light Proliman, Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (31/8/2017) sekitar pukul 18.35 WIB.‎ Lima orang tewas di lokasi kejadian. Puluhan orang lainnya mengalami luka-luka hingga dilarikan ke rumah sakit setempat. ‎

KUDUS, KOMPAS.com - Sopir bus PO Indonesia, Ikhwan Mukminin (46), terancam hukuman penjara maksimal 6 tahun akibat kecelakaan bus yang menyebabkan lima orang tewas di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Ikhwan yang ditetapkan sebagai tersangka karena dinilai telah lalai mengabaikan keselamatan di jalan.

(Baca juga Kronologi Kejadian Bus Tabrak 10 Mobil dan Motor di Lampu Merah di Kudus)

Satuan Lantas Polres Kudus dan Ditlantas Polda Jateng tengah mengusut tuntas kecelakaan di lampu merah Proliman, Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kudus, Kamis (31/8/2017) malam tersebut.

Kepala Polres Kudus AKBP Agusman Gurning mengatakan, Ikhwan terjerat Pasal 310 ayat 2, 3, dan 4 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Umum.

Ikhwan dianggap lalai hingga bus bernomor polisi H 7519 UV yang dikemudikannya menabrak kendaraan, melukai orang, dan menyebabkan nyawa orang melayang.

"Sanksinya maksimal 6 tahun kurungan penjara. Hasil olah TKP, bus laik dan tidak alami rem Blong. Ini murni kelalaian sopir," kata Agusman.

Kelima korban meninggal dunia adalah warga Kudus. Mereka adalah Edi Handoko (36) dan Sri Mulyaningsih (40) warga Wates, Undaan; Joko Purnomo dan N Falik (30) asal Jetis Kapuan, Jati; serta Kartini warga Kalirejo Undaan.

Kejadian itu juga mengakibatkan 43 orang mengalami luka-luka dan dirawat di rumah sakit setempat.

PenulisKontributor Grobogan, Puthut Dwi Putranto Nugroho
EditorLaksono Hari Wiwoho
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM