Ubur-ubur Sengat Belasan Wisatawan - Kompas.com

Ubur-ubur Sengat Belasan Wisatawan

Kontributor Yogyakarta, Markus Yuwono
Kompas.com - 14/08/2017, 05:40 WIB
Ubur-ubur asliReuters Ubur-ubur asli

YOGYAKARTA,KOMPAS.com -  Sebanyak 20 orang wisatawan disengat ubur-ubur di kawasan Pantai Sepanjang, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, DIY, Minggu (13/8/2017). 

"Data yang dicatat ada 14, tetapi total semua ada 20 orang, "kata Sekretaris SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Surisdiyanto saat dihubungi Minggu petang.

Dia menyebutkan, sengatan ubur-ubur berwarna biru itu sekitar pukul 10.00 WIB. Pantai dengan pasir putih yang ramai dikunjungi para wisatawan, beberapa di antaranya mengeluh panas dan gatal karena tersengat hewan laut.

Tim SAR yang berada di lokasi melakukan pertolongan menggunakan alkohol untuk meredakan nyeri. Dari belasan orang, tiga korban yang mengalami sesak napas langsung diberikan oksigen.

"Laporan sementara baru pantai Sepanjang, untuk yang lainnya masih aman,"ucapnya.

Baca juga: Ubur-ubur Menepi di Pantai Selatan DIY, Wisatawan Diminta Hati-hati

Suris mengatakan, sebenarnya tim SAR sudah memberikan imbauan baik melalui pengeras suara dan papan pengumuman, agar tak menyentuh ubur-ubur. Namun, sering kali wisatawan yang tak mengetahui malah menyentuh.

Menurut dia, pihaknya sudah berupaya membersihkan ubur-ubur atau impes yang sampai ke bibir pantai dengan cara di kubur. Namun karena jumlahnya ribuan sehingga tidak sepenuhnya bersih.

"Kebanyakan korbannya anak kecil karena warnanya menarik,"katanya.

Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II Gunungkidul, Marjono, menambahkan, Juli hingga Agustus ini memang merupakan waktu dimana ubur-ubur mendarat di pantai. Dari puluhan pantai yang ada hanya baron yang biasanya tak didarati impes karena ada muara sungai air tawar.

Hewan tipis berwarna biru, menurut dia sudah ada sekitar pantai krakal ke timur. Untuk itu, bagi wisatawan dihimbau untuk tak menyentuh tentakelnya. Sebab bisa gatal atau paling fatal sesak nafas.

"Kami mengimbau untuk tidak menyentuh, dan jika tersengat langsung menghubungi petugas," sebutnya.

Kompas TV Akuarium Raksasa dan Sensasi Es Krim Ubur-Ubur

PenulisKontributor Yogyakarta, Markus Yuwono
EditorErlangga Djumena

Komentar