Perempuan Disekap dan Dianiaya Pacarnya di Kontrakan - Kompas.com

Perempuan Disekap dan Dianiaya Pacarnya di Kontrakan

Kontributor Polewali, Junaedi
Kompas.com - 13/08/2017, 15:59 WIB
IlustrasiKOMPAS/TOTO SIHONO Ilustrasi

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Seorang wanita, Rizky (28), diselamatkan dua tetangganya setelah disekap oleh pacarnya selama beberapa pekan di sebuah rumah kontrakan di Perumahan Marwah Matakali Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Sabtu (12/8/2017).

Rizky kemudian mendatangi SPKT Polres Polewali Mandar untuk mengadukan dugaan kekerasan yang dilakukan pacaranya, Andi. Ia didampingi tetangganya saat melapor.

Saat melapor, Rizky terlihat trauma. Ia memperlihatkan luka memar di bagian kaki, betis, paha, hingga bagian kepalanya akibat kekerasan fisik selama disekap.

Peristiwa ini terkuak pada Sabtu kemarin, atau setelah korban memanfaatkan kelengahan pacarnya.

Saat pelaku tertidur dan tidak mengunci rumah kontrakannya, Rizky berusaha kabur ke rumah tetangga sambil mengadukan peristiwa kekerasan yang dia alami.

"Ini banyak sekali lebam Pak, di badan, kaki dan kepala saya," kata Rizky sambil memperlihatkan bekas pukulan di sekujur tubuhnya.

(Baca juga: Siswi SMK Disekap dan Diperkosa Selama Seminggu di Kamar Kos )

Sementara itu, tetangga korban mengaku tidak mengetahui dan mengenal penghuni kontrakan lantaran rumahnya selalu dalam keadaan tertutup dan terkunci.

Warli, tetangga yang mendampinginya korban melapor di SPKT Polres Polewali Mandar mengaku prihatin melihat kondisi korban.

Warli bercerita, korban berlari ke rumahnya dan meminta pertolongan. Korban memperlihatkan luka-luka memar di tubuhnya sambil meminta tolong kepada tetangga untuk melapor ke polisi.

"Kasihan sekali Pak. ini tadi lari ke rumah berlindung. Masa tega memukul sama perempuan," kata Warli.

Tinggal bersama

Pertemuan Rizky dengan pacarnya berawal ketika wanita asal Belopa, Kabupaten Palopo, itu berkenalan dengan pelaku di Kalimantan beberapa waktu lalu.

Keduanya kemudian menjalin hubungan sejak tujuh bulan lalu. Korban kemudian diajak oleh pelaku ke Polewali Mandar.

Selama di Polewali, pasangan itu mengontrak sebuah rumah untuk ditempati bersama. Menurut Rizky, mulanya hubungan mereka berjalan normal.

Namun, kata dia, sebulan terakhir, hubungan mereka kerap diwarnai percekcokan. Rizky mengaku kerap dianiaya menggunakan benda apa saja. Ia juga mengaku pernah dibenturkan kepalanya ke tembok.

Terakhir, ia disekap dalam kamar dan dilarang bepergian. Rizky mengaku baru bisa keluar kamar saat pacarnya datang.

(Baca juga: Seorang Gadis Diculik Mantan Pacar dan Disekap di Depok)

Adapun sang pacar, Andi, diketahui bekerja di perusahaan dealer mobil di Polewali Mandar. Ia juga diketahui sebagai anak seorang polisi.

Usai melapor di SPKT Polman, korban diarahkan ke ruang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Polewali Mandar untuk dimintai keterangan.

Usai memeriksa korban, aparat kepolisian mendatangi rumah kontrakan yang diduga menjadi lokasi penyekapan di perumahan Marwah Matakali. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara.

Terkait olah TKP yang dilakukan polisi, sejumlah warga mengaku kaget lantaran rumah tersebut selama ini tampak dikunci meski ada warga yang mengontrak di dalamnya.

Menurut warga sekitar, rumah tersebut ditempati pelaku sebulan lalu. Namun, penghuni rumah tersebut jarang terlihat oleh tetangga.

Dalam olah TKP, ada beberapa adegan yang diperagakan korban, termasuk ketika ia mendapat kekerasan.

PenulisKontributor Polewali, Junaedi
EditorIcha Rastika
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM