"Alhamdulillah, Bapak Presiden Sudah Tegas soal Full Day School" - Kompas.com

"Alhamdulillah, Bapak Presiden Sudah Tegas soal Full Day School"

Kontributor Jember, Ahmad Winarno
Kompas.com - 13/08/2017, 08:17 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan di Pondok Pesantren Nurul Islam, Kelurahan Antirogo, Sumbersari, Jember, Jawa Timur, Sabtu (12/8/2017). Dalam pidatonya di hadapan kiai dan santri, Presiden Jokowi mengingatkan perlunya menjaga kerukunan antar warga bangsa di Indonesia di tengah keberagaman. ANTARA FOTO/HO/Agung/sen/Spt/17.ANTARA FOTO/HO/AGUNG Presiden Joko Widodo memberikan sambutan di Pondok Pesantren Nurul Islam, Kelurahan Antirogo, Sumbersari, Jember, Jawa Timur, Sabtu (12/8/2017). Dalam pidatonya di hadapan kiai dan santri, Presiden Jokowi mengingatkan perlunya menjaga kerukunan antar warga bangsa di Indonesia di tengah keberagaman. ANTARA FOTO/HO/Agung/sen/Spt/17.

JEMBER, KOMPAS.com - Sejumlah kiai dari berbagai pondok pesantren mengeluh kepada Presiden RI Joko Widodo terkait kebijakan Full Day School (FDS) yang diterapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Para kiai menyampaikan keluhan tersebut kepada Presiden saat bersilaturahim di pondok pesantren Nurul Islam, Kelurahan Antirogo, Kecamatan Sumbersari.

"Para kiai sudah menyampaikan langsung kepada Bapak Presiden terkait kekhawatiran matinya madrasah diniyah pasca-pemberlakuan Full Day School oleh Kemendikbud," ungkap Ketua GP Ansor Jember, Ayub Junaidi, Sabtu (13/8/2017).

Hasilnya, lanjut Ayub, presiden menegaskan kepada seluruh kiai bahwa tidak ada keharusan bagi sekolah untuk melaksanakan kebijakan tersebut.

"Alhamdulillah, Bapak Presiden sudah tegas bahwa sekolah tidak wajib melaksanakan kebijakan itu. Artinya itu pilihan, bagi yang mau melaksanakan silakan, bagi yang tidak ya monggo. Melihat situasi yang ada," ungkapnya.

(Baca juga: Berkunjung ke Pesantren di Jember, Jokowi Ajak Santri Ikut Rawat NKRI)

Bahkan, menurut Ayub, presiden akan segera mengeluarkan Perpres terkait kebijakan penguatan pendidikan karakter anak, dengan memasukkan pendidikan madrasah diniyah di dalamnya.

"Menurut beliau (Presiden), perpresnya sedang digodok, nanti kita tunggu semoga saja cepat keluar," harapnya.

Selama kunjungan ke Jember, selain bersilaturahim ke sejumlah pondok pesantren, Presiden Jokowi dijadwalkan akan melihat langsung event Jember Fashion Carnival (JFC) ke-16.

 

 

Kompas TV Megawati: Orang Sebut Jokowi Diktator Harus Bisa Buktikan

PenulisKontributor Jember, Ahmad Winarno
EditorCaroline Damanik
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM