Bandar Narkoba Sidoarjo Tewas Ditembak Polisi - Kompas.com

Bandar Narkoba Sidoarjo Tewas Ditembak Polisi

Kontributor Surabaya, Achmad Faizal
Kompas.com - 12/08/2017, 10:44 WIB
Foto bandar narkoba Sidoarjo saat dirawat di RS Bhayangkara Polda JatimKOMPAS.com/Achmad Faizal Foto bandar narkoba Sidoarjo saat dirawat di RS Bhayangkara Polda Jatim

SURABAYA, KOMPAS.com - Seorang bandar narkoba asal Sidoarjo, Jawa Timur, tewas diterjang peluru panas polisi, Jumat (11/8/2017) malam.

Dwi Boedy Santoso (50) tewas dalam perjalanan menuju RS Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya. Polisi menembak dadanya saat dikeler agar menunjukkan narkoba yang disimpannya di sebuah kafe di Sidoarjo.

"Bandar tersebut berupaya melukai petugas, akhirnya kami ambil tindakan tegas," kata Kepala Bidang Pemberantasan Badan Nasional Narkotika Provinsi Jatim, AKBP Wisnu Chandra, Jumat malam.

Baca juga: Diduga Jadi Bandar Narkoba, Oknum Polisi Ini Ditembak Mati

Tewasnya bandar narkoba tersebut berawal dari penangkapan 2 orang yang digerebek di sebuah hotel di Jalan Diponegoro Surabaya, masing-masing berinisial IRW (29) dan MR (43), keduanya warga Ulee Titi, Kecamatan Seunuddon, Aceh.

Total barang bukti yang diamankan petugas dari ketiga orang tersebut seberat 1,4 kilogram narkoba jenis sabu-sabu.

"Bandar tersebut memesan narkoba kepada IRW dan MR. Keduanya semula ada janji ketemu di Bandara Juanda," jelasnya.

Baca juga: Ditembak Polisi, Bandar Narkoba Berteriak Tobat Saat Dirawat di RS

IRW dan MR berangkat dari Bandara Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara, dan tiba di Bandara Internasional Juanda Surabaya, pada Jumat pagi.

"Keduanya jaringan Aceh-Medan yang sudah lama kami incar," pungkasnya.

Kompas TV Polisi Tangkap Pengedar 9.000 Ekstasi di Jambi

PenulisKontributor Surabaya, Achmad Faizal
EditorFarid Assifa
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM