Polisi Usut Pemotongan Gaji ke-13 Guru di Aceh Utara - Kompas.com

Polisi Usut Pemotongan Gaji ke-13 Guru di Aceh Utara

Kontributor Lhokseumawe, Masriadi
Kompas.com - 10/08/2017, 18:08 WIB
Ilustrasi rupiah KOMPAS/HERU SRI KUMORO Ilustrasi rupiah

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com – Tim satuan bersama pungutan liar (Saber Pungli) Kabupaten Aceh Utara mulai menelusuri kasus pemotongan gaji ke-13 untuk guru di sejumlah kecamatan dalam kabupaten itu.

Ketua Tim Saber Pungli Kabupaten Aceh Utara, Kompol Suwalto, Kamis (10/8/2017) menyebutkan, polisi telah menerima informasi bahwa diduga telah terjadi pemotongan gaji ke 13 pada sejumlah guru di kabupaten itu.

“Kami sudah turunkan tim untuk menelusuri kebenaran informasi soal pemotongan gaji itu. Tim sedang bekerja di sejumlah kecamatan. Kita minta, bagi guru yang dipotong gajinya melapor ke tim kami agar memudahkan penyelidikan,” ucapnya.

Dia mengatakan, polisi akan melindungi identitas korban yang gajinya dipotong oleh oknum di Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Utara. “Kita telusuri siapa oknum yang motong gaji ini. Kita terus usut soal pemotongan gaji itu,” sebut dia.

Baca juga: Guru di Aceh Utara Keluhkan Pemotongan Gaji ke-13

Sebelumnya diberitakan, sejumlah guru di Aceh Utara mengeluh pemotongan gaji ke-13. Besaran yang dipotong bervariasi dari Rp 35.000-Rp 200.000 per orang.

Sejauh ini tercatat kasus itu terjadi di dua kecamatan yaitu Kecamatan Matangkuli dan Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara. Bupati Aceh Utara, Muhammad Thaib meminta kasus itu diusut tuntas.

Kompas TV Perusahaan jamu legendaris Nyonya Meneer harus merumahkan karyawan dan terlilit utang Rp 89 miliar

PenulisKontributor Lhokseumawe, Masriadi
EditorErlangga Djumena
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM