Sesosok Mayat Ditemukan di Bendungan Karanglo, Dua Telinganya Hilang - Kompas.com

Sesosok Mayat Ditemukan di Bendungan Karanglo, Dua Telinganya Hilang

Kontributor Ungaran, Syahrul Munir
Kompas.com - 07/08/2017, 13:10 WIB
IlustrasiTHINKSTOCK Ilustrasi

UNGARAN, KOMPAS.com - Sesosok mayat yang ditemukan di Bendungan Karanglo, Bringin, Kabupaten Semarang, Minggu (6/8/2017) pukul 14.00 WIB diduga merupakan korban pembunuhan.

Hasil otopsi menunjukan, korban Mustakim (31), warga Dusun Galeh, RT 02 RW 03, Desa Wonokerto, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang, tersebut dibunuh dengan cara yang keji.

Baca juga: Mayat dengan Leher Terluka Parah Ditemukan di Kampus UIN Makassar

Kasatreskrim Polres Semarang AKP Hartono mengungkapkan, polisi sudah membawa jasad korban ke RS Bhayangkara Semarang untuk dilakukan otopsi. Hasil otopsi menunjukkan bahwa pada jasad korban ditemukan sejumlah luka bekas penganiayaan.

"Semalam sudah dilakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematian korban. Hasil otopsinya, ada luka tusuk di dada dan perut, luka bacok pada kepala kanan atas dan luka iris pada kedua telinga hingga menyebabkan kedua telah hilang," kata Hartono, Senin (7/8/2017) siang.

Setelah otopsi selesai dilakukan, jasad Mustakim Minggu malam diserahkan kepada pihak keluarganya untuk dimakamkan. Melihat kondisi jasad korban, diperkirakan korban sudah berada di air sejak tiga hari yang lalu.

"(Jasad korban) sudah diserahkan kepada keluarga tadi malam," tandasnya.

Saat ini, kasus penemuan mayat yang diduga korban pembunuhan ini ditangani oleh aparat Polsek Bringin dan Satreskrim Polres Semarang.

Sekadar diketahui, Minggu (6/8/2017) siang, ditemukan jasad pria yang sudah membusuk di Bendungan Karanglo, Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Kabupaten Semarang.

Evakuasi jasad korban dilakukan oleh petugas BPBD, relawan SAR Bumi Serasi, Polsek Bringin, Koramil Bringin dan petugas medis dari Puskesmas Bringin serta warga sekitar.

Kapolsek Bringin, AKP Nafan mengatakan, identitas mayat tersebut adalah Mustakim (31), warga Dusun Galeh, RT 02 RW 03, Desa Wonokerto, Kecamatan Bancak.

Baca juga: Warga Bojong Pulo Digegerkan Penemuan Mayat Bayi di Selokan

Belum diketahui penyebab tewasnya Mustakim, namun pihak keluarga meyakini korban tenggelam bukan karena terpeleset.

"Korban terakhir terlihat Kamis (3/8/2017) mengendarai sepeda motor. Keluarga meminta kasus ini diusut tuntas," kata Naf'an.

Guna kepentingan penyelidikan, polisi membawa jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk diotopsi.

Kompas TV Mayat Misterius dalam Karung Ditemukan di Pinggir Pantai

PenulisKontributor Ungaran, Syahrul Munir
EditorFarid Assifa
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM