Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 31/07/2017, 22:04 WIB
Muhlis Al Alawi

Penulis

MADIUN, KOMPAS.com - Seorang kakek dilaporkan tewas gantung diri di Dukuh Malang, Desa Lembah Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, Senin (31/7/2017) siang.

Diduga kakek Mikin (65) nekat gantung diri lantaran sakit lambung dan paru yang tak kunjung sembuh.

"Jasad korban pertama kali ditemukan oleh Suyati (60), istri korban, saat hendak mengambil nasi di dapur. Suyati menemukan jasad suaminya tak bernyawa lagi dalam posisi tergantung di blandar dapur belakang rumah dengan posisi duduk di kursi menghadap ke timur," ujar Kasubag Humas Polres Ponorogo, AKP Sudarmanto, Senin (31/7/2017).

Baca juga: Pelaku Percobaan Bunuh Diri di Jalan Layang Pasupati Meninggal

Menurut Sudarmanto, saat warga menolong korban untuk melepas tali, kondisinya masih bernafas. Namun setelah diturunkan, akhirnya nyawa korban tidak tertolong.

Berdasarkan keterangan keluarga, kata Sudarmanto, diduga korban melakukan gantung diri karena sakit paru-paru dan lambung yang tak kunjung sembuh.

Pasalnya satu minggu yang lalu, korban baru sembuh setelah dirawat dari Rumah Sakit Paru-Paru di Dungus, Kabupaten Madiun.

Baca juga: Gadis Belia Berusaha Bunuh Diri karena Trauma Diperkosa Kekasihnya

Sudarmanto mengatakan, hasil pemeriksaan tim medis Dokter Puskesmas Babadan dan tim Kesehatan identifikasi Polres Ponorogo, korban dipastikan tewas karena bunuh diri. Tak hanya itu, tim tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Kontak bantuan

Bunuh diri bisa terjadi di saat seseorang mengalami depresi dan tak ada orang yang membantu. Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri. Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. Berikut daftar layanan konseling yang bisa Anda kontak:

Gerakan "Into The Light"

Facebook: IntoTheLightID

Twitter: @IntoTheLightID

Email: intothelight.email@gmail.com

Kompas TV Dunia Musik Berduka, Vokalis Linkin Park Meninggal Bunuh Diri
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com