Dinas Kesehatan DIY Jamin Vaksin Imunisasi MR Halal - Kompas.com

Dinas Kesehatan DIY Jamin Vaksin Imunisasi MR Halal

Kontributor Yogyakarta, Teuku Muhammad Guci Syaifudin
Kompas.com - 28/07/2017, 13:49 WIB
Ilustrasi vaksin.Thinkstockphotos Ilustrasi vaksin.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) DI Yogyakarta menurunkan tim untuk berdialog dengan delapan sekolah berbasis keagamaan yang menolak imunisasi Measles Rubbela (MR).

Mereka mendatangi sekolah-sekolah itu bersama perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY.

“Kami sudah diminta berdialog, maka hari ini kita akan melakukannya ke beberapa institusi pendidikan yang arahnya pondok pesantren,” kata Kepala Dinkes DIY Pembayun Setyaningastutie kepada wartawan melalui sambungan telepon, Jumat (28/7/2017).

Baca juga: 8 Sekolah di DIY Tolak Imunisasi karena Dianggap Haram

Pembayun mengatakan, dalam dialog itu, Dinkes akan mengonfirmasi alasan penolakan vaksin MR yang disebut mengandung bahan-bahan haram.

“Tapi nanti tunggu dialog apakah benar seperti itu atau memang ada alasan lain. Tolong beri kami waktu untuk dialog. Hari ini kami turun ke lapangan,” ucap Pembayun yang enggan menyebutkan nama sekolahnya yang akan dikunjungi hari ini.

Pembayun mengatakan, imunisasi MR sangat penting bagi masyarakat. Sebab, kata dia, imunisasi tersebut untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak dari campak Rubbela. Ia pun menjamin vaksin yang digunakan untuk imunisasi MR itu menggunakan bahan yang memang tidak dilarang agama.

“Halal, masa iya kami kasih ke masyarakat yang tidak halal,” ucap Pembayun.

Menurutnya, virus campak Rubbela bisa menginfeksi janin atau ibu yang melahirkan.

“Kalau ibu hamil kena Rubella ini ngeri,” tutur dia.

Pembayun yakin, sekolah-sekolah itu sebenarnya tidak menolak mutlak imunisasi. Sebab, sejumlah murid di sekolah tersebut sudah ada yang pernah mengikuti imunisasi.

Baca juga: Ada Anggapan Imunisasi Haram, Satu Kampung di Purwakarta Tolak Imunisasi

Menurutnya, capaian imunisasi di sekolah-sekolah itu memang belum memenuhi target.

“Capaiannya kan harus 95 persen supaya imunisasi di lingkungannya terbentuk itu yang sedang kami usahakan,” kata Pembayun.

Kompas TV Sekitar 400 calon jemaah haji asal Bulukumba, Sulawesi Selatan, menjalani vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan.

PenulisKontributor Yogyakarta, Teuku Muhammad Guci Syaifudin
EditorFarid Assifa
Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM