Penyelesaian Kasus Polisi Pukul Anak Diminta Gunakan UU Perlindungan Anak - Kompas.com

Penyelesaian Kasus Polisi Pukul Anak Diminta Gunakan UU Perlindungan Anak

Nugroho Budi Baskoro
Kompas.com - 19/07/2017, 16:34 WIB
SDN Kumai Hilir 1 Kabupaten Kotawaringin Barat, tempat insiden pemukulan siswa oleh seorang anggota polisiKOMPAS.com/Budi Baskoro SDN Kumai Hilir 1 Kabupaten Kotawaringin Barat, tempat insiden pemukulan siswa oleh seorang anggota polisi

PANGKALAN BUN, KOMPAS.com - Orangtua dan wali murid SDN 1 Kumai Hilir dan komite sekolah meminta penanganan kasus pemukulan anak oleh Brigadir ASS diselesaikan dengan UU Perlindungan Anak. 

Permintaan tersebut mengemuka dalam pertemuan yang dilakukan antara orangtua, komite sekolah, dan pihak Kepolisian.

Permintaan itu disampaikan Zainah, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kotawaringin Barat.

"Kami dari Perlindungan Anak mengharapkan Hari Anak Nasional tidak dicederai. Kami tidak melihat baju (pelaku kekerasan). Kewajiban kami menegakkan UU Perlindungan Anak," kata Zainah yang disambut tepuk tangan para orangtua murid, Rabu (19/7/2017).

(Baca juga: Anak Mengadu Dipukul, Polisi Pukuli Siswa SD di Depan Guru)

"Tolong tindakan (penegakan hukum) itu tidak kurang dari UU Perlindungan Anak Nomor 23 Tahun 2002 pasal 80. Ingat ya ibu-ibu!" seru Zainah dalam pertemuan yang juga dihadiri Kapolres Kotawaringin Barat, AKBP Pria Premos, dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotawaringin Barat, Aida Lailawati tersebut.

Zainah juga meminta pada kepolisian agar proses hukum kasus ini digelar terbuka. "Karena ini sebenarnya kasus umum. Bukan kasus polisi pada anak-anak, tapi kasus umum terhadap anak-anak," tegasnya.

Sebenarnya, sambung Zainah, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kalimantan Tengah dan Satgas Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sudah datang ke sekolah untuk menyelidiki dan mengadvokasi kasus ini.

Kapolres Kotawaringin Barat Pria Premos mengaku akan menindak tegas anak buahnya yang menampar berkali-kali siswa kelas 6 berinisial MA. Penamparan tersebut dilakukan di depan guru dan teman-temannya di SDN 1 Kumai Hilir, pada Jumat (14/7/2017) lalu.

"Apapun alasannya, yang bersangkutan tidak pantas melakukan itu. Kami berjanji pelaku akan dihukum seberat-beratnya. Kami akan proses. Saya tidak akan melindungi anggota saya, tidak membenarkan dia, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena hukum berlaku untuk semua," kata Pria Premos.

(Baca juga: Kapolres Kotawaringin Barat Minta Maaf atas Kasus Pemukulan Anak)

Premos juga menyampaikan permintaan maaf atas tindakan anak buahnya itu.

"Saya akui ini kesalahan kami dan kami akan perbaiki. Saya tahu bapak, ibu trauma. Ibu-ibu guru trauma. Kalau ibu kepala sekolah izinkan, mulai Hari Senin, kita datangkan polisi yang punya program mengurus anak, polisi sayang anak," jelas Premos.

Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotawaringin Barat, Aida Lailawati meminta perhatian orangtua, agar persoalan pendidikan tetap menjadi porsi terbesar di keluarga. Hal ini untuk menciptakan anak dengan budi pekerti yang baik.

"Kalau pun ada permasalahan di sekolah itu urusan sekolah. Tanya ke pihak sekolah. Saya berpesan agar di sekolah masalah anak juga diselesaikan dengan arif dan bijak," ucapnya.

Kasus pemukulan anak ini berawal dari ejekan yang dilontarkan seorang siswi berinisial DA, anak Brigadir ASS, yang melihat baju MA robek. MA lantas secara spontan memukul DA.

Tak terima dipukul, DA lantas menjerit, dan langsung mengadu pada ayahnya yang telah menjemput di gerbang sekolah.

ASS yang saat itu berpakaian dinas, langsung masuk mendatangi MA yang tengah dinasihati gurunya. Serta merta, ASS menampar bocah itu berkali-kali, hingga membuat satu gigi bocah goyang dan sebagian mata kanannya memerah.

PenulisNugroho Budi Baskoro
EditorReni Susanti
Komentar

Terkini Lainnya

Kejutan-kejutan yang Diterima Anies Saat Tinjau Lokasi Genangan dan Banjir

Kejutan-kejutan yang Diterima Anies Saat Tinjau Lokasi Genangan dan Banjir

Megapolitan
Soal Limbah Medis di Cirebon, Kadinkes Jabar Sebut Ada Kelalaian Pihak Ketiga

Soal Limbah Medis di Cirebon, Kadinkes Jabar Sebut Ada Kelalaian Pihak Ketiga

Regional
Berita Terpopuler: AS Didiskualifikasi, hingga Pencabutan Penghargaan Aung San Suu Kyi

Berita Terpopuler: AS Didiskualifikasi, hingga Pencabutan Penghargaan Aung San Suu Kyi

Internasional
Pilkada Jateng, Demokrat Masih Pelajari Elektabilitas Figur

Pilkada Jateng, Demokrat Masih Pelajari Elektabilitas Figur

Nasional
Pemprov DKI Tanggung Biaya Perayaan Natal Bersama di Monas

Pemprov DKI Tanggung Biaya Perayaan Natal Bersama di Monas

Megapolitan
Kabel Masih Jadi Penyebab Genangan di Protokol Jakarta Sejak Era Ahok hingga Anies

Kabel Masih Jadi Penyebab Genangan di Protokol Jakarta Sejak Era Ahok hingga Anies

Megapolitan
Sandiaga: Saya Enggak Mau Datang ke DWP karena Pencitraan

Sandiaga: Saya Enggak Mau Datang ke DWP karena Pencitraan

Megapolitan
Terungkapnya Pemeran Video Porno yang Viral di Media Sosial

Terungkapnya Pemeran Video Porno yang Viral di Media Sosial

Megapolitan
Penolakan DWP dan Janji Pengawasan Ketat Anies-Sandiaga

Penolakan DWP dan Janji Pengawasan Ketat Anies-Sandiaga

Megapolitan
Mobil Mazda 6 Tiba-tiba Terbakar saat Akan Naik ke Gedung Parkir

Mobil Mazda 6 Tiba-tiba Terbakar saat Akan Naik ke Gedung Parkir

Regional
Penyebab Partai Berkarya dan Partai Garuda Tak Lanjut ke Tahap Verifikasi Faktual

Penyebab Partai Berkarya dan Partai Garuda Tak Lanjut ke Tahap Verifikasi Faktual

Nasional
Bocah Saudi Tewas Terkena Pecahan Misil Houthi

Bocah Saudi Tewas Terkena Pecahan Misil Houthi

Internasional
Bertemu Menteri PUPR, Fadli Zon Sempat Bahas Pembangunan Gedung DPR

Bertemu Menteri PUPR, Fadli Zon Sempat Bahas Pembangunan Gedung DPR

Nasional
Menanti Jawaban Saefullah Diminta Jadi Ketua Perayaan Natal di Monas

Menanti Jawaban Saefullah Diminta Jadi Ketua Perayaan Natal di Monas

Megapolitan
Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini

Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Sepanjang Hari Ini

Megapolitan

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM