Tabung Riset Lab Kimia FKIP Unsyiah Meledak, Dua Orang Terluka - Kompas.com

Tabung Riset Lab Kimia FKIP Unsyiah Meledak, Dua Orang Terluka

Kontributor Banda Aceh, Daspriani Y Zamzami
Kompas.com - 17/07/2017, 15:38 WIB
Suasana laboratorium Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) Universitas Syiah Kuala pasca terjadinya ledakan tabung labu saat proses awal riset mahasiswa dilakukan. Akibat ledakan tabung labu, dua orang terluka masing-masing dosen dan mahasiswi.KOMPAS.com/Daspriani Y Zamzami Suasana laboratorium Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) Universitas Syiah Kuala pasca terjadinya ledakan tabung labu saat proses awal riset mahasiswa dilakukan. Akibat ledakan tabung labu, dua orang terluka masing-masing dosen dan mahasiswi.

BANDA ACEH, KOMPAS.com – Insiden ledakan tabung gas riset terjadi di Laboratorium Kimia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan (FKIP) Kimia Universitas Syiah Kuala. Akibatnya dua orang terluka masing-masing Ketua Riset Prof Adlim yang terluka di bagian telinga, dan seorang mahasiswa FKIP Kimia Semester delapan bernama Nurul Agustia.

Ketua Laboratorium, Erlidawati mengatakan, ledakan terjadi ketika tim riset sedang melakukan pemanasan gas dari tabung labu 3, yang kemudian tiba-tiba meledak.

“Kedua korban luka sudah dilarikan ke IGD RS Princes Nayef bin Abdul Aziz, untungnya kan Laboratorium kita ada dibelakang gedung RS Princes Nayef, jadi bisa mendapat penanganan cepat,” ujar Erlidawati, Senin (17/7/2017).

Meksipun saat kejadian ledakan Erlidawati sedang berada di ruang laboratorium yang sama, namun dia mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab meledaknya tabung gas tersebut.

Baca juga: Khawatir Ada Ledakan, Pemadaman Kebakaran Pelabuhan Juwana Dihentikan

“Saya juga belum tahu penyebab ledakan, saat itu ada beberapa kelompok mahasiswa sedang berada di Lab dengan percobaan masing-masing, saya juga ada disana saat itu, kami sedang menelusurinya saat ini, tapi Pak Profesor kabarnya masih pada tahap merangkai alat untuk dipanaskan,” ujarnya.

Erlidwati menyebutkan, saat ini laboratorium sudah dibersihkan. Mahasiswi yang terluka juga sudah dipulangkan ke rumahnya.

“Kondisinya baik, hanya luka terkena serpihan saja, sementara pak professor, masih diperiksa untuk memastikan tidak ada serpihan kaca yang masih menempel dikulitnya,” jelas Erlidawati.

Kompas TV Kepolisian Resor Jakarta Timur mengungkap kasus peredaran narkotika jenis ganja seberat 1 kuintal lebih.

PenulisKontributor Banda Aceh, Daspriani Y Zamzami
EditorErlangga Djumena

Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM