Tim KPK Datangi Kantor Dinas PU dan PDAM Kendari - Kompas.com

Tim KPK Datangi Kantor Dinas PU dan PDAM Kendari

Kontributor Kendari, Kiki Andi Pati
Kompas.com - 13/07/2017, 20:28 WIB
Tiga orang petugas KPK saat meninggalkan kantor dinas PU usai melakukan klarifikasi terkait penyertaan modal ke PDAM Kendari tahun 2011 sebesar Rp 3 miliar.KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATI Tiga orang petugas KPK saat meninggalkan kantor dinas PU usai melakukan klarifikasi terkait penyertaan modal ke PDAM Kendari tahun 2011 sebesar Rp 3 miliar.

KENDARI, KOMPAS.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) tiba-tiba mendatangi kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan kantor PDAM Kota Kendari, Kamis (13/7/2017).

Kedatangan tiga petugas KPK itu sontak membuat kaget staf di Dinas PU dan kantor PDAM Kendari. Tim KPK itu terdiri dari tiga orang, dua orang pria dan satu orang perempuan.

Baca juga: Keberatan terhadap KPK, Miryam Kirim Surat kepada Pansus Angket

Penyidik lembaga anti-rasuah itu tiba di kantor dinas PU Kendari sekitar pukul 12.45 Wita dengan mengendarai mobil Avanza berwarna silver nomor polisi DT 1045 BA.

Ketiga penyidik KPK itu berpakaian batik, kameja berwarna merah muda dan kameja warna abu-abu dengan memakai ID card bertuliskan "KPK".

Di kantor Dinas PU Kendari, tim KPK ini diterima langsung oleh Kepala Bagian (Kabag) Cipta Karya Dinas PU Kota Kendari Yohanis Tulak di ruang rapat kantor itu. Tim KPK hanya 30 menit berada di kantor Dinas PU Kota Kendari yang beralamat di Jalan Abunawas, Kecamatan Kadia.

Ditanyai tujuan kedatangan mereka di Kantor Dinas PU Kota Kendari, salah satu penyidik KPK menjawab hanya sebatas jalan-jalan.

“Kalau soal perkaranya saya tidak bisa bicara. Silakan tanya ke pusat,” ucap salah seorang petugas KPK sebelum meninggalkan kantor Dinas PU Kendari.

Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PU Kota Kendari, Yohanis Tulak saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa tujuan penyidik KPK hanya menanyakan dan meminta konfirmasi terkait penyertaan modal di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kendari pada tahun 2011 sebesar Rp 3 miliar.

Pertemuan itu berlangsung singkat karena Kepala Dinas PU Faisal Alhabsy tidak berada di tempat.

Baca juga: Akademisi Pertanyakan Logika Yusril Sebut KPK Lembaga Eksekutif

Sesuai identitas Tim KPK itu, lanjut Yohanis, ketiga utusan KPK itu merupakan bagian penerimaan pengaduan masyarakat.

Sementara di kantor PDAM Kota Kendari, petugas KPK diterima oleh Direktur PDAM, Daming.

Kompas TV Dukungan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi mengalir dari sejumlah pihak.

PenulisKontributor Kendari, Kiki Andi Pati
EditorFarid Assifa
Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM