Simpan Obat Mercon 60 Kilogram, Seorang Kakek Ditangkap Polisi - Kompas.com

Simpan Obat Mercon 60 Kilogram, Seorang Kakek Ditangkap Polisi

Kontributor Magelang, Ika Fitriana
Kompas.com - 19/06/2017, 17:11 WIB
Kompas.com/ Yustinus Wijaya Kusuma Ilustrasi: Puluhan kilogram bubuk mercon dan selongsong saat diamankan di Mapolres Sleman, Jumat (26/7/2013).

MAGELANG, KOMPAS.com - Kepolisian Resor (Polres) Magelang Kota, Jawa Tengah, meringkus Nur Irwan (51) karena kedapatan menyimpan dan menjual serbuk atau obat pembuat petasan ( mercon).

Kakek asal Desa Banyuwangi, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang itu kini meringkuk di tahanan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Wakil Kepala Polres Magelang Kota, Kompol Muh Imron, menyebutkan, penangkapan tersebut berdasarkan informasi dari warga yang resah dengan aktivitas tersangka menyimpan bahan peledak itu. Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga melakukan penangkapan terhadap tersangka pada Sabtu (17/6/2017) sekitar pukul 16.00 WIB.

"Di rumah tersangka kami menemukan obat mercon seberat 60 kilogram, berupa serbuk, yang sudah dalam bentuk bungkusan kecil. Kami temukan di bawah lantai ruang makan," katanya dalam gelar perkara di Mapolres setempat, Senin (19/6/2017).

Menurut Imron, tersangka sengaja menyimpan di tempat tersembunyi agar tidak ketahuan orang lain.

Obat mercon yang ditemukan itu ada yang sudah siap dijual berupa bungkusan-bungkusan kecil. Lalu ada juga yang masih dalam bentuk bahan baku, seperti arang, belerang, berikut beberapa peralatannya.

"Tersangka sudah kami amankan untuk penyidikan lebih lanjut. Dia dijerat pasal 1 Undang-undang Darurat No 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman sekurang-kurangnya 20 tahun penjara," ucapnya.

Kasubag Humas Polres Magelang Kota, AKP Esti Wardiani menambahkan pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak bermain dengan petasan atau mercon. Selain sudah dilarang, bermain petasan juga membahayakan bagi diri sendiri dan orang lain.

Sementara itu, Irwan mengaku nekat menjual obat mercon ini karena tergiur dengan keuntungan yang bakal diperolehnya.

Dia menjual seharga Rp 20.000 per ons, sedangkan ia membeli bahan baku sebesar Rp 140.000 per resep, yang mana satu resep bisa menjadi 15 ons.

"Sudah jual sekitar 5 resep (7,5 kilogram) ke pembeli yang tidak tahu asalnya dari mana. Buat hiburan aja, untungnya juga lumayan untuk kebutuhan sehari-hari dan Lebaran," ujar Irwan yang sudah menjual obat mercon selama dua tahun ini. 

Baca juga: Mercon Meledak Robohkan Satu Rumah, Dua Anak Balita Tewas

Kompas TV Sebuah rumah warga Dusun Sumber Gunung, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Jawa Timur ambruk rata dengan tanah akibat ledakan mercon.

PenulisKontributor Magelang, Ika Fitriana
EditorErlangga Djumena

Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM