Afi: Di-"bully" Orang Se-Indonesia Itu Tidak Mudah... - Kompas.com

Afi: Di-"bully" Orang Se-Indonesia Itu Tidak Mudah...

Kontributor Banyuwangi, Ira Rachmawati
Kompas.com - 15/06/2017, 10:43 WIB
KOMPAS.COM/Ira Rachmawati Asa Firda Nihaya, pemilik akun Afi Nihaya Faradisa, remaja asal Banyuwangi yang tulisannya viral di media sosial

BANYUWANGI,KOMPAS.com - Asa Firda Inayah atau Afi, remaja asal Banyuwangi yang statusnya viral di media sosial mengaku depresi dan sempat berpikir untuk bunuh diri ketika dia di- bully di media sosial karena dugaan plagiat yang menimpanya.

Bahkan walaupun dia sudah meminta maaf dan mengaku kesalahannya, hujatan kepada dia tidak pernah berhenti baik melalui kolom komentar statusnya, pesan masuk di media sosialnya dan di telepon selulernya sehingga dia pun mengganti nomor telepon.

"Saat tudingan itu muncul saya di masih di Jakarta. Saya menangis sendirian di kamar hotel. Saya depresi dan sempat berpikir bunuh diri. Saya ingin bilang siapapun yang mau menggantikan posisi saya saat ini silahkan gantikan, termasuk apa yang saya dapatkan sekarang silahkan ambil. Di-bully orang se Indonesia itu tidak mudah. Saya juga kehilangan banyak teman dan guru saya," kata Afi kepada Kompas.com Kamis (15/6/2017).

Dalam keadaan depresi pun dia masih harus memenuhi undangan yang sudah terlanjur dia setujui dan berbicara di depan banyak orang.

"Saat itu saya sudah ingin pulang saja ke rumah. saya hanya menulis dan semua orang sudah tahu kalau suka suka menulis. Saya tidak menyangka semua jadi seperti ini," ungkapnya.

Baca juga: Afi: Pak Jokowi Bilang, yang Pembenci Lakukan Hanyalah Membenci

Terkait tulisannya yang di diduga plagiat akun atas nama Mita Handayani, Afi mengaku mengenal baik akun tersebut dan sudah cukup lama berkomunikasi dengan pemilik akun walaupun hanya saling mengirim pesan di Facebook jauh sebelum statusnya menjadi viral.

"Saya dan mbak Mita memang tidak pernah bertemu secara langsung tapi kami sering saling kirim pesan bahkan jauh sebelum kasus itu mencuat. Ketika kasus itu muncul saya yang pertama kali kontak mbak Mita. Kami tidak ada masalah," kata Afi.

Saat ini Afi mengaku ingin menenangkan diri dan fokus mempersiapkan kuliahnya. Dia juga memilih menolak beberapa undangan acara yang meminta dia menjadi pembicara.

"Saya banyak belajar atas kejadian yang saya alami sebulan terakhir ini. Saya juga berjanji untuk terus menulis dan menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya. Jika ditanya apakah saya depresi? 'Yes, I am really broken'. Semoga saya bisa melewati semuanya," kata dia.

Baca juga: Minta Maaf, Afi Mengaku Kutip Status Orang Lain

Kompas TV Afi, remaja usia 18 tahun asal Banyuwangi, Jawa Timur ini, memang jadi sorotan, setelah menuliskan pemikiran yang ia beri tajuk "Warisan".

PenulisKontributor Banyuwangi, Ira Rachmawati
EditorErlangga Djumena

Komentar

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM