Sempat Dikira Bom, Ledakan Tabung Gas Gegerkan Warga - Kompas.com

Sempat Dikira Bom, Ledakan Tabung Gas Gegerkan Warga

Kontributor Purwokerto, M Iqbal Fahmi
Kompas.com - 20/05/2017, 06:40 WIB
KOMPAS.com/Dok. Humas Polres Purbalingga Petugas berupaya memadamkan api akibat ledakan tabung gas melon di depan Mapolsek Bobotsari, Purbalingga, Jawa Tengah, Jumat (19/5/2017) pagi.

PURBALINGGA, KOMPAS.com - Ledakan terjadi di depan Mapolsek Bobotsari, Purbalingga, Jawa Tengah, Jumat (19/5/2017) pagi.

Ledakan yang bersumber dari tabung gas melon milik pedagang keliling itu sempat dikira bom dan membuat geger petugas kepolisian yang tengah apel dekat lokasi kejadian. 

(Baca juga: Ledakan Gudang Petasan dan Kembang Api, 12 Orang Tewas)

Kapolsek Bobotsari AKP Ridju Isdiyanto mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Pemilik gerobak, Mahroni (58), warga Desa Talagening RT 4 RW 5 Kecamatan Bobotsari, Purbalingga dapat menghindar dari ledakan dan tidak mengalami luka.

Meski demikian, akibat ledakan yang cukup besar ini gerobak milik Mahoni ludes terbakar. "Ledakannya cukup besar, kami perkirakan pemicunya karena kerusakan regulator tabung," kata dia.

(Baca juga: Ledakan di Sukabumi, Puluhan Ribu Petasan Diamankan Polisi)

Anggota polsek yang tengah apel kemudian langsung memberikan pertolongan. Beberapa anggota membawa ember berisi air untuk memadamkan api.

Akibat kejadian tersebut, lanjut Ridju, korban mengalami kerugian jutaan rupiah. "Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya pedagang yang menggunakan kompor untuk lebih hati-hati dan teliti untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Ridju.

PenulisKontributor Purwokerto, M Iqbal Fahmi
EditorIcha Rastika

Komentar

Terkini Lainnya

Lihat Helmi Sang Pembunuh Dokter Lety, Keluarga Masih Histeris

Lihat Helmi Sang Pembunuh Dokter Lety, Keluarga Masih Histeris

Megapolitan
Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap Penjual Mobil 'Bodong'

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap Penjual Mobil "Bodong"

Megapolitan
Berburu Barang Murah di Matahari Taman Anggrek Sebelum Ditutup

Berburu Barang Murah di Matahari Taman Anggrek Sebelum Ditutup

Megapolitan
Panglima TNI Apresiasi Kemenangan Prajurit AD di Ajang AARM ke-27 Singapura

Panglima TNI Apresiasi Kemenangan Prajurit AD di Ajang AARM ke-27 Singapura

Nasional
Kendal Diguyur Hujan Semalaman, Halaman Kantor Bupati Terendam Banjir

Kendal Diguyur Hujan Semalaman, Halaman Kantor Bupati Terendam Banjir

Regional
Penjelasan Sekretariat DPRD DKI soal Anggaran Kunker untuk 7.752 Orang

Penjelasan Sekretariat DPRD DKI soal Anggaran Kunker untuk 7.752 Orang

Megapolitan
Setelah 70 Tahun, Kakek 102 Tahun dari Era Nazi Bertemu Keponakannya

Setelah 70 Tahun, Kakek 102 Tahun dari Era Nazi Bertemu Keponakannya

Internasional
Dandang Berusia 500 Tahun Dikeluarkan untuk Rangkaian Upacara Sekaten

Dandang Berusia 500 Tahun Dikeluarkan untuk Rangkaian Upacara Sekaten

Regional
Malaysia Bebas 'Jerebu', PM Najib Berterima Kasih ke Jokowi

Malaysia Bebas "Jerebu", PM Najib Berterima Kasih ke Jokowi

Nasional
Info Lowongan Kerja PT Transjakarta Dipastikan 'Hoax'

Info Lowongan Kerja PT Transjakarta Dipastikan "Hoax"

Megapolitan
Panglima TNI: Mantan KSAU akan Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Heli AW 101

Panglima TNI: Mantan KSAU akan Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Heli AW 101

Nasional
Israel Hancurkan Rumah Impian Sebuah Keluarga Palestina di Yerusalem

Israel Hancurkan Rumah Impian Sebuah Keluarga Palestina di Yerusalem

Internasional
Tak Bisa Berdagang di Trotoar, Pedagang Ini Mengadu ke Anies

Tak Bisa Berdagang di Trotoar, Pedagang Ini Mengadu ke Anies

Megapolitan
Keresahan Pedagang Lokbin Taman Kota Intan yang Ditanggapi Pemprov DKI

Keresahan Pedagang Lokbin Taman Kota Intan yang Ditanggapi Pemprov DKI

Megapolitan
Penyelidikan Belum Berhenti, Polisi Tunggu Hasil MKD Terkait Kasus Viktor Laiskodat

Penyelidikan Belum Berhenti, Polisi Tunggu Hasil MKD Terkait Kasus Viktor Laiskodat

Nasional

Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM